Kenapa Allah SWT Merahasiakan Kematian?
by RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF on Thursday, 30 September 2010 at 14:10
Suatu hari seperti dinukil oleh Syekh Abdurahman Al-Sinjari, dalam Al-Buka min Khasyatillah, Nabi Ya’qub berdialog dengan Malaikat pencabut nyawa. “Aku ingin sesuatu yang harus engkau penuhi sebagai tanda persudaraan kita,” pinta Nabi Ya’kub.
“Apakah itu.” tanya malaikat maut. “Jika ajalku telah dekat, beritahulah aku.”
Malaikat itu menjawab,
“Baik, aku akan memenuhinya. Aku akan mengirimkan tidak hanya satu utusan, tapi dua atau tiga utusan.” Setelah itu keduanya berpisah. Hingga setelah lama malaikat itu datang kembali.
“Wahai sahabatku, apakah engkau datang untuk berziarah atau untuk mencabut nyawaku?” tanya Nabi Ya’qub.
“Aku datang untuk mencabut nyawamu.” jawab malaikat.
“Lalu mana ketiga utusanmu?” tanya Nabi Ya’qub lagi.
“Sudah kukirim. Putihnya rambutmu setelah hitamnya, lemahnya tubuhmu setelah kekarnya, dan membungkuknya badanmu setelah tegapnya. Wahai Ya’qub itulah utusanku untuk setiap anak Adam.”
Tetapi, kematian itu tidak hanya akan menimpa kepada orang-orang yang sudah lanjut usia (tua) saja, tapi semua orang baik itu bayi yang baru lahir atau belum lahir, anak-anak, remaja, dewasa sampai orang tua yang sudah jompo sekali. Pokoknya, setiap yang berjiwa baik itu manusia, hewan, tumbuhan dan lain sebagainya akan merasakan mati, sebagaimana yang difirmankan oleh Allah SWT yang artinya,
“ Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali Imran (3): 185)
Malahan di lain ayat-Nya Allah SWT menerangkan bahwa kematian itu terjadi atas izin Allah SWT sebagai sebuah ketetapan yang telah ditentukan waktunya, sebagaimana firman-Nya,
“ Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. dan Kami akan memberi Balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imran (3): 145)
Maka, oleh karena itu, dimanapun kita, sedang apa pun kita, kalau Allah SWT sudah menetapkan ketentuan-Nya, bahwa saat ini, menit ini, jam ini, dan hari ini kita di takdirkan mati, maka matilah kita. Allah SWT berfirman,
“ Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, Kendatipun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) Hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?” (QS. An-Nisa (4): 78)
Kematian adalah sesuatu yang pasti akan terjadi dan akan menimpa kepada setiap yang berjiwa. Yang jadi masalah adalah tidak ada yang tahu kapan kematian itu akan menimpa. Malahan Rasulullah SAW sendiri pun tidak diberitahu oleh Allah SWT. Sehingga timbul pertanyaan di diri kita masing-masing, kenapa Allah SWT merahasiakan masalah kematian ini?
Ada beberapa alasan yang bisa kita ambil dari dirahasiakannya kematian itu:
1. AGAR KITA TIDAK CINTA DUNIA
DR. Aidh Al-Qarni dalam sebuah bukunya Cambuk Hati berkata bahwa, “Dunia adalah jembatan akhirat. Oleh karena itu, seberangilah ia dan janganlah Anda menjadikannya sebagai tujuan. Tidaklah berakal orang yang membangun gedung-gedung di atas jembatan”.
Al-Ghazali dalam bukunya Mutiara Ihya Ulumuddin menukil beberapa hadits mengenai masalah dunia dianataranya adalah:
Rasulullah SAW bersabda, “Dunia itu penjara bagi orang Mukmin dan surga bagi orang kafir”.
Dan sabdanya pula, “Dunia itu terkutuk. Terkutuklah apa yang ada di dalamnya kecuali yang ditujukan kepada Allah.”
Abu Musa Al-Asy’ari berkata bahwa Raulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mencintai dunianya, niscaya ia akan membahayakan akhiratnya. Dan barangsiapa mencintai akhiratnya, niscaya ia akan membahayakan dunianya. Maka utamakanlah apa yang kekal daripada apa yang binasa.”
Intinya adalah agar kita tidak cinta pada sesuatu yang pasti tiada. Jangan sampai ada makhluk, benda, harta, jabatan yang menjadi penghalang kita dari Allah SWT.
2. AGAR KITA TIDAK MENUNDA AMAL
Kita tidak pernah tahu kapan kita akan mati. Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun, semua dirahasiakan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, kita jangan sampai menunda-nunda ibadah, dan semua amal perbuatan baik yang akan kita lakukan, tobat yang kita lakukan, maaf yang kita ucapkan.
Syekh Ahmad Atailah dalam bukunya Mutu Manikan dari Kitab Al-Hikam mengatakan bahwa,
“Penundaanmu untuk beramal karena menanti waktu senggang, adalah timbul dari hati yang bodoh.”
Dan Syekh Ahmad Atailah juga memberikan tipsnya untuk mengatur waktu dalam kehidupan duniawi yang mana perlu diperhatikan hal-hal berikut:
1–Utamakan kehidupan akhirat, dan jadikan hidup di dunia sebagai jembatan menuju akhirat, dan jangan menunda waktu beramal. 2–Berpaculah dengan waktu, karena apabila salah menggunakan waktu, maka waktu itu akan memenggal kita. Artinya terputus seseorang dengan waktu terputus pula amal selanjutnya. 3–Mengejar dunia tidak akan ada habisnya, lepas satu datang pula lainnya. Amal yang tertunda karena habisnya waktu, akan melemahkan semangat untuk menjalankan ibadah. Akibatnya hilang pula wujud kita sebagai hamba Allah yang wajib beribadah. 4–Pergiatlah waktu beramal sebelum tibanya waktu ajal. 5–Perketat waktu ibadah sebelum datang waktu berserah. 6–Jangan menunda amal bakti sebelum datang waktu mati. 7–Aturlah waktu untuk beramal agar kelak tidak menyesal.
3. AGAR MENCEGAH MAKSIAT
Ibnu Bathal berkata: “Jihadnya seseorang atas dirinya adalah jihad yang lebih sempurna”.
Allah SWT berfirman, “Dan adapun orang yang takut pada kebesaran Tuhan-nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya” (QS. An-Nazi’at (79): 40).
Jihad seseorang atas dirinya sendiri dapat berupa mencegah diri dari maksiat, mencegah diri dari apa yang syubhat dan mencegah diri dari memperbanyak syahwat (kesenangan) yang diperbolehkan karena ingin menikmatinya kelak di akhirat.
Meninggalkan maksiat adalah perjuangan, sedang keengganan meninggalkannya adalah pengingkaran. Maka, untuk menghindari maksiat, tidak lain dengan menemukan jalan keluarnya, dan satu-satunya jalan keluar adalah ketaatan dan menempatkan diri pada pergaulan yang dapat terhindar dari panggilan dan godaan hawa nafsu itu sendiri.
4. AGAR MENJADI ORANG YANG CERDAS
Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang cerdas adalah yang merendahkan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati. Sementara orang bodoh adalah orang yang mengikuti diri pada hawa nafsunya dan berharap kepada Allah dengan angan-angan kosong.”
Oleh karena itu, jadilah orang yang cerdas. Karena hanya orang yang cerdaslah yang tahu bagaimana mempersiapkan mati. Mereka tahu bagaimana merubah yang fana ini menjadi sesuatu yang kekal.
Misalnya, bagaimana caranya gaji yang fana ini bisa berubah menjadi kekal? Maka caranya adalah dengan mengeluarkan sebagian atau semuanya kalau memungkinkan dari gaji itu untuk tabungan akhiratnya. Dan ini merupakan investasi kita untuk masa depan kita juga.
Sahabat-sahabat sekalian, kematian adalah sesuatu hal yang misterius yang hanya Allah saja yang tahu. Tinggal bagaimana diri kita dalam mempersiapkan diri ini untuk menghadapi kematian yang akan mendatangi kita.
”Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”. (QS. Ali Imran (3): 102)
Wallahu A‘lam
Semoga Bermanfaat….
Notes
This is a personal blog and everything written on this blog, is based on own and personal thought.The owner of this blog did not responsible for any comments that made in the comment sections. The owner is only responsible by his name as written by the sections.This web blog does not store any file on its server. All movies, software, form of files, pictures and any type of graphic forms that are posted on this blog are indexed from other sites and its just for personal purpose only.
Wednesday
Sunday
Voice Of Tomorrow
Apabila Anda Benar : Anda tak perlu marah. Apabila Anda Salah : Anda tak boleh Marah
-Mahatma Gandhi-
Bercakap-cakap Adalah Bertukar Fikiran, Bertukar Pendapat Dan Bertukar Pengalaman. Rahsia Bercakap ialah Pandai Bicara, Pandai Bertanya Dan Pandai Mendengar.
-Pythatoras-
Perbaiki Diri Anda, tetapi JANGAN JATUHKAN ORANG LAIN
-I. Salanter Lipkin-
Diri manusia itu hanya kecil sahaja tetapi dalam diri yang kecil itu terdapat satu alam yang besar.
-Saidina Ali Abi Talib r.a-
KEJAYAAN TIDAK DATANG KEPADA MANUSIA YANG LEKA
-Charles Cahier-
Jadikanlah suatu keyakinan bahawa apa yang anda cita-citakan pasti tercapai dan apa yang anda usahakan pasti berhasil
-Thomas Alva Edison-
Semua yang dicapai oleh manusia dan yang gagal dicapai olehnya adalah kesan langsung pemikirannya
-James Allen-
Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah
-Lao Tze-
Tidak ada kecerdasan yang lebih baik daripada kecerdasan yang lain. Kecerdasan terbaik bagi anda ialah kecerdasan yang anda miliki bukan yang dimiliki oleh orang lain
-Alias Haji Muda-
Nilai manusia adalah semahal nilai matlamatnya
-Marcus Aurelius-
Persahabatan adalah perkara yang paling rumit untuk diperjelaskan. Ia bukan dipelajari di sekolah tetapi jika kamu mempelajari erti persahabatan maka kamu sebenarnya tidak mempelajari apa-apa.
-Muhammad Ali-
Anda tidak boleh mencipta pengalaman. Anda mesti menghadapinya.
-Albert Camus-
Orang bakhil tidak akan terlepas daripada salah satu daripada empat sifat yang membinasakan iaitu: dia akan mati dan hartanya akan diambil warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau ; hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau ; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akan digunakan untuk kejahatan atau ; adakalanya harta itu akan dicuri dan digunakan untuk berfoya-foya.
-Saidina Abu Bakar r.a-
Tidak ada kecerdasan yang lebih baik daripada kecerdasan yang lain. Kecerdasan terbaik bagi anda ialah kecerdasan yang anda miliki bukan yang dimiliki oleh orang lain.
-Alias Haji Muda-
Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah.
-Lao Tze-
Semua yang dicapai oleh manusia dan yang gagal dicapai olehnya adalah kesan langsung pemikirannya.
-James Allen-
Orang yang tidak berkemahuan untuk terus belajar dan membangunkan dirinya samalah seperti insan kerdil yang sememangnya tidak boleh membesar lagi.
-Bestari-
Tiada manusia yang Berjaya dalam semua yang dilakukannya dan kewujudan kita ini sebenarnya mesti menempuh kegagalan. Yang penting ialah kita tidak menjadi lemah semasa kegagalan itu terjadi dan kekalkan usaha hingga ke akhir hayat.
-Joseph Conrad-
“Kehidupan ini dipenuhi dengan seribu macam kemanisan tetapi untuk mencapainya perlu seribu macam pengorbanan” ~Pujangga
“Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat” – Khalifah Abdul Malik bin Marwan
“Kalaulah anda tidak mampu untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda menambah dukanya.” ~Pujangga~
“Manusia tak akan tahu semua perkara, justeru tahu banyak perkara lebih baik dari tidak suka mengambil tahu walaupun satu perkara.” ~Pujangga~
“Sekali anda terjatuh, jangan jatuh untuk berkali-kali” ~ Pujangga~
“Hari ini bila ia datang, jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali.” Kata-kata Pujangga~
“Nikmat itu kadang-kadang tidak disedari, hanya apabila ia telah hilang barulah manusia benar-benar terasa.” kata-kata Pujangga~
“Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, tetapi tidak semua perpisahan akan menjanjikan akan adanya pertemuan semula sesudah perpisahan itu.” Kata-kata Pujangga~
“Jangan biarkan perahu hanyut tak ber’penghuni’ nanti hanyutnya tidak singgah ke pelabuhan.” kata-kata Pujangga
“Jangan abaikan permintaan orang, kalau tidak mahu permintaan anda diabaikan orang.” kata-kata Pujangga
“Hidup biarlah berbakti, walaupun tidak dipuji.” ~kata-kata Pujangga
“Hari ini adalah realiti impian kelmarin, impian hari ini adalah reliti besok hari…“kata-kata Pujangga`
“Hidup ini ibarat meniti seutas tali, kadang kala kita jatuh sakit dan terluka, dan itulah yang kita rasai saat ini.” kata-kata Pujangga~
“Hanya mereka yang melepasi ujian akan melalui kehidupan dengan sabar.” kata-kata Pujangga`
Kata-kata Pujangga: “Kadangkala menyembunyikan sesuatu perkara dari pengetahuan orang lain lebih baik dari jika diberitahu pun tidak dihiraukan.”
“Sekalipun tidak pernah menjadi kaya-raya, kita masih beruntung tidak juga papa kedana” kata-kata Pujangga~
“Setiap kali tersadung, ingatlah kita tidak mahu terjatuh lagi.” kata-kata Pujangga`
“Jangan sesekali menyalahkan kesilapan diri sendiri kepada orang lain kerana orang yang tidak mengakui kelemahan diri sukar untuk berjaya.” kata-kata Pujangga`
“Kita mesti pastikan hari ini adalah milik kita kerana kita belum pasti adakah hari esok kita masih diberi peluang.” kata-kata Pujangga~
Kata-kata Pujangga:” Jangan impikan sesuatu tanpa berusaha mencapainya.”
Kata-kata Pujangga: “Kalau tidak kerana semalam kita telah berusaha, bersungguh, bersabar dan berdoa, belum tentu hari ini kita akan berada di sini.”
Kata-kata Pujangga:” Pemimpin yang berjaya ialah orang yang boleh mengawal komunikasi dengan orang yang lebih atas daripadanya dan boleh mengawal komunikasi dengan orang yang lebih bawah daripadanya.”
Kata-kata Pujangga:“Kita patut berkorban supaya orang lain juga merasai kemanisan hidup.”
Kata-kata Pujangga: “Kekuatan itu tidak terbina di atas bilangan yang ramai, tetapi kekuatan itu terbina di atas keyakinan dan optimis seseorang dan keserasian berkumpulan.”
Kata-kata Pujangga:“Berfikir sejenak, merenung masa lalu adalah permulaan yang baik untuk bertindak.”
Kata-kata Pujangga: “Rahsia untuk berjaya ialah menghormati orang lain.”
Kata-kata Pujangga: “Saya percaya; esok sudah tidak boleh mengubah apa yang berlaku hari ini, tetapi hari ini masih boleh mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok.”
Kata-kata Pujangga: “Yang telah berlalu biarkan ia berlalu, yang mendatang hadapi dengan cemerlang.”
Kata-kata Pujangga: ” Berbuat baik jangan sekali, buatlah berkali-kali.”
Kata-kata Pujangga: “Kasihkan manusia lepaskan dia kepada pilihan dan keputusannya kerana di situ tanda kita gembira melihat insan yang kita sayangi beroleh bahagia.”
Kata-kata Pujangga: “Kawan ketawa mudah dicari, kawan menangis keseorangan diri.”
Kata-kata Pujangga: “Jangan sesekali menggadai prinsip, demi untuk mendapat dunia yang mengiurkan.”
Kata-kata Pujangga: “Biarpun jalan itu panjang, kita akan merintisnya perlahan-lahan.”
Kata-kata Pujangga: “Hidup ini adalah warna-warni yang terlakar pada kanvas, walaupun tidak cantik ia tetap mempunyai sejuta maksud.”
Kata-kata Pujangga: “Sesuatu khayalan kadang-kadang menjadi realiti.”
Kata-Kata Pujangga: “Tidak ada manusia yang hidup untuk gagal, tetapi tidak merancang adalah merancang untuk gagal.”
Kata-kata Pujangga: “Manusia tidak perlu dihukum kerana lupa, tetapi manusia perlu dihukum kerana sengaja lupa.”
Kata-kata Pujangga: “Andai hidup punca perpisahan, biarlah mati menyambungnya semula. Namun seandainya mati punca perpisahan, biarlah hidup ini membawa erti yang nyata.”
Kata-kata Pujangga: “Saya sayang awak, sukarkah untuk dilafazkan?”
Kata-kata Pujangga: “Mereka mendahulukan akhirat ke atas dunia, mencintai kematian di dalam ketaatan, dan melebihkannya dari kehidupan pada kemaksiatan. Jika berkuasa mereka menghukum dengan adil, mereka memerintah dengan anjuran Islam, mereka zuhud, mereka berbuat baik, maka merekalah orang-orang yang beruntung! Kitakah mereka itu?”
Kata-kata Pujangga: “Jika dunia ini persinggahan, mengapa tidak kita banyakkan bekalan untuk meneruskan perjalanan? Kerana kita cuma ada satu persinggahan.”
Kata-kata Pujangga: “Kekayaan boleh mengaburkan jalan yang jujur”
Kata-kata Pujangga: “Tidak akan ada kemakmuran tanpa kasih sayang, Hanya mereka yang beriman sahaja tahu akan erti kasih sayang.” & “Masihkah ada dendam yang bersisa tika tangan bersentuhan mesra.”
Kata-kata Pujangga: “Sebuah kebenaran kadangkala mengandungi kesilapan.”
Orang yang mudah bersedih hati akan sukar mencapai apa yang dicita-citakan.
Orang yang mempunyai cita-cita selalu memperoleh kemajuan di dalam hidupnya.
Cita-cita yang tinggi itu menyuburkan tabiat yang mulia. Tujuan yang besar dan mulia itu menimbulkan fikiran yang luas dan tinggi.
Cita-cita hidup bukanlah jalan yang selalu datar dan ditaburi bunga, melainkan adakalanya disirami dengan airmata dan juga darah.
Sahabat sejati adalah orang yang dapat berkata2 benar denganmu, dan bukan orang yang dapat membenarkan kata2mu.
Bersedekah kepada orang miskin, itu bererti satu sedekah sahaja. Sementara bersedekah kepada kaum kerabat, itu bererti dua sedekah ; iaitu bersedekah dan mengutamakan hubungan persaudaraan.
Diantara sikap yang boleh melahirkan perasaan kasih sayang seorang saudara kepada anda ialah memberi salam terlebih dahulu. Anda memanggilnya dengan nama yang paling digemarinya dan anda melapangkan tempat di dalam sesuatu majlis untuknya.
Apabila seseorang sudah menentukan kepercayaannya dan dia perjuangkan kepercayaan itu, semua sumber akan tertarik kepada perjuangannya itu walaupun selepas kematiannya.=Mahatma Ghandi=
Pergaulan mempengaruhi didikan otak. Oleh itu, untuk kebersihan jiwa hendaklah bergaul dengan orang2 beradab dan berbudi mulia yang dapat kita mengambil manfaatnya. = Hamka =
Jadi wanita cantik kadang2 sulit. Lelaki tidak selalu mencintai kita, tetapi sering cuma menginginkan kecantikan kita. Wanita yang tidak cantik biasanya lebih mudah, kerana kalau seorang lelaki mencintainya, bererti lelaki itu betul2 cinta padanya. = Gina Lollobrigida =
Tidak belajar bersungguh2 di waktu muda, hendak menjadi apa pada waktu dewasa?? = Anonim =
Kebanggaan terbesar dalam hidup adalah apabila kita berhasil melakukan apa yang menurut orang lain tidak dapat dilakukan. = Walter Bagehot =
Keberanian adalah keupayaan yang memungkinkan seseorang bertindak dengan baik dan mantap, walaupun ia dalam keadaan setengah mati. = Omar Bradley =
-Mahatma Gandhi-
Bercakap-cakap Adalah Bertukar Fikiran, Bertukar Pendapat Dan Bertukar Pengalaman. Rahsia Bercakap ialah Pandai Bicara, Pandai Bertanya Dan Pandai Mendengar.
-Pythatoras-
Perbaiki Diri Anda, tetapi JANGAN JATUHKAN ORANG LAIN
-I. Salanter Lipkin-
Diri manusia itu hanya kecil sahaja tetapi dalam diri yang kecil itu terdapat satu alam yang besar.
-Saidina Ali Abi Talib r.a-
KEJAYAAN TIDAK DATANG KEPADA MANUSIA YANG LEKA
-Charles Cahier-
Jadikanlah suatu keyakinan bahawa apa yang anda cita-citakan pasti tercapai dan apa yang anda usahakan pasti berhasil
-Thomas Alva Edison-
Semua yang dicapai oleh manusia dan yang gagal dicapai olehnya adalah kesan langsung pemikirannya
-James Allen-
Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah
-Lao Tze-
Tidak ada kecerdasan yang lebih baik daripada kecerdasan yang lain. Kecerdasan terbaik bagi anda ialah kecerdasan yang anda miliki bukan yang dimiliki oleh orang lain
-Alias Haji Muda-
Nilai manusia adalah semahal nilai matlamatnya
-Marcus Aurelius-
Persahabatan adalah perkara yang paling rumit untuk diperjelaskan. Ia bukan dipelajari di sekolah tetapi jika kamu mempelajari erti persahabatan maka kamu sebenarnya tidak mempelajari apa-apa.
-Muhammad Ali-
Anda tidak boleh mencipta pengalaman. Anda mesti menghadapinya.
-Albert Camus-
Orang bakhil tidak akan terlepas daripada salah satu daripada empat sifat yang membinasakan iaitu: dia akan mati dan hartanya akan diambil warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau ; hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau ; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akan digunakan untuk kejahatan atau ; adakalanya harta itu akan dicuri dan digunakan untuk berfoya-foya.
-Saidina Abu Bakar r.a-
Tidak ada kecerdasan yang lebih baik daripada kecerdasan yang lain. Kecerdasan terbaik bagi anda ialah kecerdasan yang anda miliki bukan yang dimiliki oleh orang lain.
-Alias Haji Muda-
Perjalanan seribu batu bermula dari satu langkah.
-Lao Tze-
Semua yang dicapai oleh manusia dan yang gagal dicapai olehnya adalah kesan langsung pemikirannya.
-James Allen-
Orang yang tidak berkemahuan untuk terus belajar dan membangunkan dirinya samalah seperti insan kerdil yang sememangnya tidak boleh membesar lagi.
-Bestari-
Tiada manusia yang Berjaya dalam semua yang dilakukannya dan kewujudan kita ini sebenarnya mesti menempuh kegagalan. Yang penting ialah kita tidak menjadi lemah semasa kegagalan itu terjadi dan kekalkan usaha hingga ke akhir hayat.
-Joseph Conrad-
“Kehidupan ini dipenuhi dengan seribu macam kemanisan tetapi untuk mencapainya perlu seribu macam pengorbanan” ~Pujangga
“Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat” – Khalifah Abdul Malik bin Marwan
“Kalaulah anda tidak mampu untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda menambah dukanya.” ~Pujangga~
“Manusia tak akan tahu semua perkara, justeru tahu banyak perkara lebih baik dari tidak suka mengambil tahu walaupun satu perkara.” ~Pujangga~
“Sekali anda terjatuh, jangan jatuh untuk berkali-kali” ~ Pujangga~
“Hari ini bila ia datang, jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali.” Kata-kata Pujangga~
“Nikmat itu kadang-kadang tidak disedari, hanya apabila ia telah hilang barulah manusia benar-benar terasa.” kata-kata Pujangga~
“Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, tetapi tidak semua perpisahan akan menjanjikan akan adanya pertemuan semula sesudah perpisahan itu.” Kata-kata Pujangga~
“Jangan biarkan perahu hanyut tak ber’penghuni’ nanti hanyutnya tidak singgah ke pelabuhan.” kata-kata Pujangga
“Jangan abaikan permintaan orang, kalau tidak mahu permintaan anda diabaikan orang.” kata-kata Pujangga
“Hidup biarlah berbakti, walaupun tidak dipuji.” ~kata-kata Pujangga
“Hari ini adalah realiti impian kelmarin, impian hari ini adalah reliti besok hari…“kata-kata Pujangga`
“Hidup ini ibarat meniti seutas tali, kadang kala kita jatuh sakit dan terluka, dan itulah yang kita rasai saat ini.” kata-kata Pujangga~
“Hanya mereka yang melepasi ujian akan melalui kehidupan dengan sabar.” kata-kata Pujangga`
Kata-kata Pujangga: “Kadangkala menyembunyikan sesuatu perkara dari pengetahuan orang lain lebih baik dari jika diberitahu pun tidak dihiraukan.”
“Sekalipun tidak pernah menjadi kaya-raya, kita masih beruntung tidak juga papa kedana” kata-kata Pujangga~
“Setiap kali tersadung, ingatlah kita tidak mahu terjatuh lagi.” kata-kata Pujangga`
“Jangan sesekali menyalahkan kesilapan diri sendiri kepada orang lain kerana orang yang tidak mengakui kelemahan diri sukar untuk berjaya.” kata-kata Pujangga`
“Kita mesti pastikan hari ini adalah milik kita kerana kita belum pasti adakah hari esok kita masih diberi peluang.” kata-kata Pujangga~
Kata-kata Pujangga:” Jangan impikan sesuatu tanpa berusaha mencapainya.”
Kata-kata Pujangga: “Kalau tidak kerana semalam kita telah berusaha, bersungguh, bersabar dan berdoa, belum tentu hari ini kita akan berada di sini.”
Kata-kata Pujangga:” Pemimpin yang berjaya ialah orang yang boleh mengawal komunikasi dengan orang yang lebih atas daripadanya dan boleh mengawal komunikasi dengan orang yang lebih bawah daripadanya.”
Kata-kata Pujangga:“Kita patut berkorban supaya orang lain juga merasai kemanisan hidup.”
Kata-kata Pujangga: “Kekuatan itu tidak terbina di atas bilangan yang ramai, tetapi kekuatan itu terbina di atas keyakinan dan optimis seseorang dan keserasian berkumpulan.”
Kata-kata Pujangga:“Berfikir sejenak, merenung masa lalu adalah permulaan yang baik untuk bertindak.”
Kata-kata Pujangga: “Rahsia untuk berjaya ialah menghormati orang lain.”
Kata-kata Pujangga: “Saya percaya; esok sudah tidak boleh mengubah apa yang berlaku hari ini, tetapi hari ini masih boleh mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok.”
Kata-kata Pujangga: “Yang telah berlalu biarkan ia berlalu, yang mendatang hadapi dengan cemerlang.”
Kata-kata Pujangga: ” Berbuat baik jangan sekali, buatlah berkali-kali.”
Kata-kata Pujangga: “Kasihkan manusia lepaskan dia kepada pilihan dan keputusannya kerana di situ tanda kita gembira melihat insan yang kita sayangi beroleh bahagia.”
Kata-kata Pujangga: “Kawan ketawa mudah dicari, kawan menangis keseorangan diri.”
Kata-kata Pujangga: “Jangan sesekali menggadai prinsip, demi untuk mendapat dunia yang mengiurkan.”
Kata-kata Pujangga: “Biarpun jalan itu panjang, kita akan merintisnya perlahan-lahan.”
Kata-kata Pujangga: “Hidup ini adalah warna-warni yang terlakar pada kanvas, walaupun tidak cantik ia tetap mempunyai sejuta maksud.”
Kata-kata Pujangga: “Sesuatu khayalan kadang-kadang menjadi realiti.”
Kata-Kata Pujangga: “Tidak ada manusia yang hidup untuk gagal, tetapi tidak merancang adalah merancang untuk gagal.”
Kata-kata Pujangga: “Manusia tidak perlu dihukum kerana lupa, tetapi manusia perlu dihukum kerana sengaja lupa.”
Kata-kata Pujangga: “Andai hidup punca perpisahan, biarlah mati menyambungnya semula. Namun seandainya mati punca perpisahan, biarlah hidup ini membawa erti yang nyata.”
Kata-kata Pujangga: “Saya sayang awak, sukarkah untuk dilafazkan?”
Kata-kata Pujangga: “Mereka mendahulukan akhirat ke atas dunia, mencintai kematian di dalam ketaatan, dan melebihkannya dari kehidupan pada kemaksiatan. Jika berkuasa mereka menghukum dengan adil, mereka memerintah dengan anjuran Islam, mereka zuhud, mereka berbuat baik, maka merekalah orang-orang yang beruntung! Kitakah mereka itu?”
Kata-kata Pujangga: “Jika dunia ini persinggahan, mengapa tidak kita banyakkan bekalan untuk meneruskan perjalanan? Kerana kita cuma ada satu persinggahan.”
Kata-kata Pujangga: “Kekayaan boleh mengaburkan jalan yang jujur”
Kata-kata Pujangga: “Tidak akan ada kemakmuran tanpa kasih sayang, Hanya mereka yang beriman sahaja tahu akan erti kasih sayang.” & “Masihkah ada dendam yang bersisa tika tangan bersentuhan mesra.”
Kata-kata Pujangga: “Sebuah kebenaran kadangkala mengandungi kesilapan.”
Orang yang mudah bersedih hati akan sukar mencapai apa yang dicita-citakan.
Orang yang mempunyai cita-cita selalu memperoleh kemajuan di dalam hidupnya.
Cita-cita yang tinggi itu menyuburkan tabiat yang mulia. Tujuan yang besar dan mulia itu menimbulkan fikiran yang luas dan tinggi.
Cita-cita hidup bukanlah jalan yang selalu datar dan ditaburi bunga, melainkan adakalanya disirami dengan airmata dan juga darah.
Sahabat sejati adalah orang yang dapat berkata2 benar denganmu, dan bukan orang yang dapat membenarkan kata2mu.
Bersedekah kepada orang miskin, itu bererti satu sedekah sahaja. Sementara bersedekah kepada kaum kerabat, itu bererti dua sedekah ; iaitu bersedekah dan mengutamakan hubungan persaudaraan.
Diantara sikap yang boleh melahirkan perasaan kasih sayang seorang saudara kepada anda ialah memberi salam terlebih dahulu. Anda memanggilnya dengan nama yang paling digemarinya dan anda melapangkan tempat di dalam sesuatu majlis untuknya.
Apabila seseorang sudah menentukan kepercayaannya dan dia perjuangkan kepercayaan itu, semua sumber akan tertarik kepada perjuangannya itu walaupun selepas kematiannya.=Mahatma Ghandi=
Pergaulan mempengaruhi didikan otak. Oleh itu, untuk kebersihan jiwa hendaklah bergaul dengan orang2 beradab dan berbudi mulia yang dapat kita mengambil manfaatnya. = Hamka =
Jadi wanita cantik kadang2 sulit. Lelaki tidak selalu mencintai kita, tetapi sering cuma menginginkan kecantikan kita. Wanita yang tidak cantik biasanya lebih mudah, kerana kalau seorang lelaki mencintainya, bererti lelaki itu betul2 cinta padanya. = Gina Lollobrigida =
Tidak belajar bersungguh2 di waktu muda, hendak menjadi apa pada waktu dewasa?? = Anonim =
Kebanggaan terbesar dalam hidup adalah apabila kita berhasil melakukan apa yang menurut orang lain tidak dapat dilakukan. = Walter Bagehot =
Keberanian adalah keupayaan yang memungkinkan seseorang bertindak dengan baik dan mantap, walaupun ia dalam keadaan setengah mati. = Omar Bradley =
Subscribe to:
Posts (Atom)
