Notes

This is a personal blog and everything written on this blog, is based on own and personal thought.The owner of this blog did not responsible for any comments that made in the comment sections. The owner is only responsible by his name as written by the sections.This web blog does not store any file on its server. All movies, software, form of files, pictures and any type of graphic forms that are posted on this blog are indexed from other sites and its just for personal purpose only.

Monday

Pesona Dunia

ZAID bin Arqam berkata, “Kami pernah bersama Abu Bakar ash-Shiddiq ra, kemudian ia meminta minuman, maka dibawakan kepadanya air dan madu. Ketika minuman itu didekatkan ke mulutnya, tiba-tiba ia menangis sehingga para sahabatpun ikut menangis. Para sahabat berhenti menangis tapi ia terus menangis. Abu Bakar ra tak henti menangis sehingga para sahabatnya menduga mereka takkan mampu menanyakan sebabnya. Hingga akhirnya Abu Bakar ra mengusap kedua matanya, dan segera para sahabat menanyakan padanya, “Wahai khalifah Rasulullah, apa gerangan yang menyebabkan engkau menangis?”

Abu Bakar ra lantas lantas menjawab, “(Aku teringat ketika) pernah aku bersama Rasulullah صلیﷲ علیﻪ و سل, kemudian aku melihat ia menolak sesuatu dari dirinya, padahal aku tidak melihat seorangpun bersama beliau. Maka aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah sesuatu yang baru saja engkau tolak dari dirimu?” Rasulullah menjawab,

“’Baru saja dunia menjelma dalam sesuatu bentuk dari dirinya. Maka aku berkata padanya, “Menjauhlah engkau!“, lalu dunia itu pergi, namun kembali beberapa saat kemudian dan berkata padaku, “Sesungguhnya engkau dapat menyelamatkan diri dariku (pesona dunia), tapi niscaya orang-orang sesudahmu tidak akan dapat menyelamatkan diri dariku (pesona dunia). (Diriwayatkan oleh al-Bazzar dan al-Hakim, dishahihkan sanadnya)

DUNIA YANG MENIPU DAN MELALAIKAN

Inilah pesona dunia, dimana banyak orang siap menghamba untuk mendapatkannya. Pesona pantai yang indah hingga gunung yang sejuk, pesona mobil yang nyaman hingga kapal pesiar yang mewah, pesona rumah yang besar hingga pusat-pusat hiburan keluarga yang bertebaran, pesona layanan kelas satu di restoran mewah hingga menikmati perjalanan kelas satu ke kota-kota indah di dunia ini, pesona memiliki banyak anak hingga pesona dihormati banyak orang, pesona memiliki uang banyak yang siap memiliki apapun yang kita ingini, pesona wanita cantik hingga pesona makanan dan minuman lezat, halal maupun haram, dan masih ada berjuta-juta jenis lagi berbagai pesona dunia lainnya yang siap menghibur para pecinta pesona dunia.


1. KEHIDUPAN DUNIA ADALAH KEHIDUPAN YANG RENDAH DAN SEMENTARA

Allah mengilustrasikannya seperti air hujan yang menyuburkan tumbuhan sampai jangka waktu tertentu dan akhirnya tumbuhan itu menjadi kering. Allah berfirman,

”Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air hujan yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai pula perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan ia laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada orang-orang yang berpikir” (QS 10: 24)


2. KEHIDUPAN DUNIA HANYALAH PERMAINAN, MELALAIKAN DAN KESENANGAN YANG MENIPU

Firman Allah سبحانا وتعاﱃ ,

”Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan, dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS, Al-Hadid : 20)



Firman Allah سبحانا وتعاﱃ ,

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan صلیﷲ علیﻪ و سلah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”(QS, Ali Imran : 14)

Firman Allah سبحانا وتعاﱃ ,

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainulyaqin, kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).” (QS, At-Takatsur: 1-5).

Firman Allah سبحانا وتعاﱃ ,

“Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syetan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah”. (QS, Fathir : 5)


3. KEHIDUPAN AKHIRAT ADALAH KEHIDUPAN YANG SESUNGGUHNYA, KEHIDUPAN YANG KEKAL


Firman Allah سبحانا وتعاﱃ ,

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”. (QS, Al-‘Ankabut: 64)


Firman Allah سبحانا وتعاﱃ ,

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri dan dia ingat akan Tuhannya, lalu dia shalat. Tetapi kamu (orang yang ingkar) memilih dunia, padahal akhirat itu jauh lebih baik dan lebih kekal.” (QS, Al A’laa :14-17)


DUNIA YANG TIDAK ADA NILAINYA


Para pecinta dunia hanya berpikir bahwa adalah tak mungkin Tuhan menciptakan dunia yang sangat sempurna, luas dan lengkap ini kalau tidak untuk dinikmati. Bahkan mereka berpikir tak mungkin Tuhan akan menghancurkan dunia ciptaan-Nya sendiri yang demikian menakjubkan ini melalui suatu bencana kiamat. Pencinta dunia hanya takjub kepada dunia yang luar biasa ini dan tidak pada akhirat karena mereka tidak tahu gambaran mengenai akhirat.



Rasulullah صلیﷲ علیﻪ و سل telah menggambarkan betapa kecilnya nilai dunia ini dibanding akhirat dalam beberapa hadits seperti berikut :





1. Nilai dunia tidak ada artinya dibanding dengan nilai akhirat



“Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia” (Dari Al-Mustaurid ibn Syaddad r.a, Hadits Riwayat Muslim).



Inilah penggambaran luar biasa yang menunjukkan betapa tak ada nilainya dunia ini dibanding keluarbiasaan alam akhirat.





2. Nilai dunia lebih hina bagi Allah dibanding dari nilai bangkai seekor kambing cacat dalam pandangan manusia



Jabir bin Abdullah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah صلیﷲ علیﻪ و سل berjalan melewati pasar sementara orang-orang berjalan di kanan kiri beliau. Beliau melewati seekor anak kambing yang telinganya kecil dan sudah menjadi bangkai. Beliau lalu mengangkatnya dan memegang telinganya, seraya bersabda, “Siapa diantara kalian yang mau membeli ini dengan satu dirham (saja)?”. Mereka menjawab, “Kami tidak mau membelinya dengan apapun. Apa yang kami bisa perbuat dengannya?” Kemudian beliau صلیﷲ علیﻪ و سل bertanya, “Apakah kamu suka ia menjadi milikmu?”. Mereka menjawab, “Demi Allah, seandainya ia hidup ia adalah aib (cacat), ia bertelinga kecil, apalagi setelah ia menjadi bangkai?”. Maka beliau صلیﷲ علیﻪ و سل bersabda, “Demi Allah, dunia ini lebih hina bagi Allah daripada bangkai ini dalam pandangan kalian.” (HR Muslim)



Ibarat anak kambing yang cacat dan telah jadi bangkai pula, maka tak seorangpun yang mau memilikinya bahkan memandangnya apalagi menyimpannya; demikianlah Rasulullah صلیﷲ علیﻪ و سل menggambarkan bagaimana Allah سبحانا وتعاﱃ menilai dunia ini yang diibaratkan lebih rendah dan hina dari bangkai kambing.


3. Dunia tidak ada nilainya di sisi Allah, bahkan seberat sayap nyamuk sekalipun


Sahal Ibn Sa’ad as-Sa’idi ra meriwayatkan bahwa Rasulullah صلیﷲ علیﻪ و سل pernah bersabda, “Seandainya dunia itu ada nilainya disisi Allah bahkan seberat sayap nyamuk sekalipun, tentu Dia tidak akan sudi memberi minum pada orang kafir meskipun seteguk air.” (HR Tirmidzi, shahih).



Hadits ini juga memberi makna bahwa rezeki dan kebahagiaan dunia juga diberikan Allah pada orang kafir maupun fasik, bahkan sering diberikan lebih banyak dibanding yang Ia berikan kepada orang-orang yang sholeh, ini karena nilai dunia yang sangat tidak ada artinya dibanding akhirat.


DUNIA ADALAH LADANG AKHIRAT


Setiap muslim harus mempertimbangkan kepentingan akhirat dalam setiap aktivitasnya. Allah berfirman,

”Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedangkan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka, apakah kamu tidak memahaminya? Maka, apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi, kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?” (QS 28: 60-61)



Rasulullah صلیﷲ علیﻪ و سل bersabda:

“Dunia ini adalah ladang untuk bercocok tanam (tempat melakukan amal ibadah dan amal kebajikan) yang hasilnya dipanen kelak di negeri akhirat.”

Jangan terlena dengan dunia ini, jangan buang-buang waktu, manfaatkan setiap detik hidup kita yang masih tersisa di dunia ini untuk:

1. Mendekatkan diri kepada Allah سبحانا وتعاﱃ (taqarrub) dengan memperbanyak dzikir dan amal ibadah lainnya.
2. Mengerjakan berbagai amal sholeh dan kebaikan walaupun sekedar memberikan sebutir kurma kepada orang lain
3. Membekali diri dengan takwa
4. Menggunakan kenikmatan yang diberikan Allah سبحانا وتعاﱃ (harta, waktu luang, kesehatan) untuk taat kepada-Nya.
5. Mensyukuri nikmat Allah سبحانا وتعاﱃ dengan menggunakan nikmat tersebut untuk semakin lebih taat kepada-Nya. Menggunakan nikmat harta, nikmat waktu, nikmat sehat untuk digunakan sebagai sarana dan fasilitas untuk beribadah lebih banyak lagi kepada-Nya.



Semoga kita tidak termasuk umat yang digambarkan Allah سبحانا وتعاﱃ seperti dalam firman-Nya,

“Hingga ketika datang kematian menjemput salah seorang dari mereka, ia pun berkata: ‘Wahai Rabbku, kembalikanlah aku ke dunia agar aku biasa mengerjakan amal shalih yang dulunya aku tinggalkan’.” (Al-Mukminun: 99-100)



Atau firman Allah سبحانا وتعاﱃ ,

“Sebelum datang kematian menjemput salah seorang dari kalian, hingga ia berkata: ‘Wahai Rabbku, seandainya Engkau menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat sehingga aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih.’ Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang waktunya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Munafiqun: 10-11)





:::: 20 Muharram 1432 ::::



Disarikan dari Hakikat Dunia (Mahyudin Purwanto ), Hakikat Perilaku Zuhud (Muhammad Irfan Helmy), Kehidupan Dunia (Firdaus MA), Kitab Riyadhus Shalihin (Imam Nawawi), dll.

________________________

Dipetik Dan Disunting Dari:

http://ervakurniawan.wordpress.com/2010/03/19/dunia-yang-tidak-ada-nilainya/



Shared By Bicara Hidayah

Sunday

Kisah Abu Yazid Al-Bustami Dan Ahli Gereja

Abu Yazid Al Bustami seorang ahli Sufi yang dikejutkan oleh mimpinya supaya pergi ke gereja Samaan. Tiga kali mimpinya itu berulang. Lalu ia bersiap dengan pakaian dan cara yang diberitahu dalam mimpinya. Ia masuk ke gereja Samaan tanpa diketahui oleh Paderi-paderi yang hadir. Dia bersama-sama paderi lain menanti kedatangan ketua Paderi. Setelah ketua Paderi datang, ketua Paderi itu tidak dapat berucap. Dia tahu ada orang lain, orang Islam di dalam gereja itu. Katanya, ” ada orang yang percaya kepada Syariat Muhammad di dalam gereja ini.”

Semua paderi menjadi gempar dan mereka menghendaki orang itu di bunuh. Namun ketua paderi mencegahnya, sebaliknya ketua paderi meminta orang itu bangun supaya mereka dapat mengenalinya. Abu Yazid Al-Bustami pun bangun, tanpa rasa takut.

Menjawab 50 pertanyaan bertanya 1 pertanyaan.

Ketua paderi berkata, “wahai pengikut Muhammad, saya akan mengajukan pertanyaan kepada kamu. Jika kamu dapat menjawab semuanya dengan benar, maka saya akan mengikuti agama kamu. Namun jika kamu tidak dapat menjawabnya, maka kami akan membunuhmu.”

Jawab Abu Yazid, “baiklah! Tanyakan apa saja yang kamu ingin tanyakan.”


Berikut ini Pertanyaan Ketua Paderi. Dan Jawaban Abu Yazid Al-Bustami

Paderi : Beritahu kepadaku tentang Yang satu tidak ada duanya.
Abu yazid : Kewujudan Allah Maha Esa. Dia Tuhan yang tunggal tiada sekutu baginya.

Paderi : Tentang yang dua tiada tiganya.
Abu Yazid : Malam dan siang. Apabila pergi malam datanglah siang dan apabila pergi siang datanglah malam.

Paderi : tentang Yang tiga tiada empatnya.
Abu Yazid : Kursi, Kalam dan Arash Allah Hu subhanahu Wataala.

Paderi : Yang empat tiada limanya.
Abu Yazid : Taurat, Injil, Zabur dan Al-Quran.

Paderi : Yang lima tiada enamnya.
Abu Yazid : solat lima waktu: Zohor, Asar, Maghrib, Ishak dan Subuh.

Paderi : Yang enam tiada tujuhnya.
Abu Yazid : Hari-hari Allah telah menciptakan langit dan bumi. Ini semua tersebut didalam Kitab-kitab suci juga.

Paderi : Yang tujuh tiada delapannya.
Abu Yazid : Tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi yang disebut di dalam Kitab Suci juga.

Paderi :Yang delapan tiada sembilannya.
Abu Yazid : Bilangan Malaikat yang memikul Arash Allah Taala yang disebutkan di dalam Kitab Suci (artinya): dan akan memikul Arash Tuhan kamu pada hari (Kiamat) itu adalah delapan Malaikat.

Paderi : Yang sembilan tiada sepuluh.
Abu Yazid : Bilangan kaum daripada golongan manusia yang menjadikan kerusakan bumi Allah,
sebagaimana yang tersebut di dalam Kitab Suci (artinya): di dalam kota itu dahulu terdapat sembilan kumpulan yang menjadi perusak bumi, mereka tidak pernah melakukan yang baik.

Paderi : Sepuluh tiada sebelas
Abu Yazid : Kewajiban puasa sepuluh hari ke atas orang yang berihram haji sebagaimana firman Allah Taala (artinya): Maka hendaklah ia (orang yang berihram haji) berpuasa tiga hari semasa haji dan tujuh hari setelah kembali ke negerinya. Itulah dia sepuluh yang sempurna.

Paderi : Yang sebelas tiada dua belas
Abu Yazid : Saudara-saudara Nabi Yusuf Alaihissalam.

Paderi :Yang dua belas tiada tiga belas
Abu yazid : Bilangan bulan dalam setahun.

Paderi : Yang tiga belas tiada empat belas
Abu yazid : Mimpi Nabi Yusuf Alaihissalam yang tersebut di dalam Kitab Suci: Sesungguhnya Aku melihat sebelas bintang, matahari dan bulan. Jumlahnya tiga belas.

Paderi : Yang empat belas.
Abu Yazid : Tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi yang sesuai dengan firman Allah Taala (artinya): Maka Allah berfirman kepadanya yaitu kepada tujuh petala langit dan tujuh lapis bumi, datanglah kepada aku secara patuh terhadap perintahku ataupun secara terpaksa. Maka berkata kedua-dua langit dan bumi, “kami akan datang kepadamu secara patuh dan taat.”

Paderi : Orang yang berdusta, kemudian dapat masuk Syurga.
Abu Yazid : Mereka ialah saudara-saudara Nabi Yusuf Alaihissalam. Mereka memberitahu ayah mereka Nabi Yaakob Alaihissalam bahwa Yusuf telah di makan serigala. Mereka membawa pakaiannya yang dilumur dengan darah kambing. Perkara yang mereka lakukan itu adalah suatu dusta.

Paderi : Orang yang benar, tetapi mereka dimasukkan ke dalam neraka.
Abu Yazid : Mereka ialah kaum Yahudi dan Nasrani, sesuai dengan firman Allah Ta’ala (artinya) : telah berkata, Kaum Yahudi, kaum Nasrani itu tidak benar dan berkata kaum Nasrani pula kaum Yahudi itu tidak benar. Kedua-dua kaum itu berkata benar pada tuduhan mereka antara satu dengan lain, namun mereka tidak mau tunduk kepada kebenaran yang ada di hadapan mereka yaitu mempercayai agama yang di bawa oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasalam sebagai penyempurna agama yang sebelumnya. Lantaran itu mereka menduduki neraka.

Paderi : Tempat roh dalam badan manusia.
Abu Yazid : Roh berada di dalam tubuh badan manusia yang hanya diketahui hakikatnya oleh Allah Taala kerana roh adalah merupakan urusan Allah Taala jua, berdasarkan firmannya (artinya): katakan roh itu dari perkara urusan Tuhanku.

Paderi : Maksud Al Zariyati Zarwa.
Abu Yazid : Nama empat macam angin.

Paderi : Al Hamilati Wakra.
Abu Yazid : Awan gemawan di dada langit.

Paderi : Al Jariyati Yusra.
Abu Yazid : Perahu-perahu yang belayar di laut.

Paderi : Al Mukassimati Amra.
Abu Yazid : Malaikat-malaikat yang bertugas membagi-bagikan rezeki kepada manusia pada malam Nisfu Syaaban.

Paderi : Kubur yang berjalan dengan penghuninya.
Abu Yazid : Ikan besar yang menelan Nabi Yunus Alaihissalam. Nabi Yunus Alaihissalam di bawa oleh ikan ke mana-mana sahaja yang akhirnya dimuntahkan di pantai dengan izin Allah Taala.

Paderi : Yang bernafas, tetapi tidak mempunyai roh.
Abu Yazid : Waktu subuh seperti firman Allah Taala (artinya): demi subuh apabila ia terlepas.

Paderi : Air yang tidak turun dari langit dan tidak keluar dari bumi.
Abu Yazid : Air yang dikirim oleh ratu Balqis kepada Nabi Sulaiman Alaihissalam di dalam botol yaitu air peluh kuda.

Paderi : Empat yang bukan daripada golongan manusia, Malaikat dan bukan
daripada punggung lelaki dan daripada perempuan.
Abu Yazid : Kibas yang di bawa Jibril Alaihissalam sebagai korban ganti Nabi Ismail Alaihissalam, unta Nabi Salleh Alaihissalam yang disembelih kaumnya, untuk Nabi Adam dan Siti Hawa Alaihissalam.

Paderi : Satu ciptaan Allah, lalu diingkarinya sebagai satu yang buruk.
Abu Yazid : Suara keledai yang tidak sedap didengar, sesuai dengan firman Allah Taala (artinya): sesungguhnya suara yang paling buruk ialah suara keledai

Paderi : Darah yang mula-mula mengalir ke bumi.
Abu Yazid : Darah Habil yang dibunuh oleh saudaranya Kabil.Paderi : Sesuatu ciptaan Allah, lalu diangkat sesuatu yang berat. Muslihat kaum wanita, seperti Firman Allah Taala (artinya): sesungguhnya tipu muslihat wanita adalah suatu tipu muslihat besar atau berat.

Paderi : Pada mulanya sebatang kayu kemudian menjadi roh.
Abu Yazid : Tongkat Nabi Musa Alaihissalam

Paderi : Wanita yang paling utama.
Abu Yazid : Hawa, ibu sekalian manusia, kemudian Khatijah dan Aisyah, Asiah (isteri Firaun) dan Maryam Binti Imran.

Paderi : Gunung yang paling utama.
Abu Yazid : Gunung Tursina

Paderi : Binatang yang paling utama.
Abu Yazid : Kuda.

Paderi : Bulan yang paling utama.
Abu Yazid : Bulan Ramadhan.

Paderi : Malam yang paling utama.
Abu Yazid : Lailatul Qadar.

Paderi : Tentang Atta’mah.
Abu Yazid : Hari Kiamat.

Paderi : Pohon yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting ada 30 daun, setiap daun ada lima kembang, dua bunga di matahari dan tiga bunga di tepi kegelapan.
Abu Yazid : Pohon itu “tahun” yang padanya ada 12 bulan, satu bulan ada 30 hari. Lima itu ialah lima waktu solat.

Paderi : Satu benda yang pergi haji dan tawaf di Baitullah, tetapi tidak mempunyai roh dan tidak wajib haji. Abu Yazid : Bahtera Nabi Noh Alaihissalam.

Paderi : Empat jenis air yang lain rupanya dan rasanya, tetapi sumbernya satu.
Abu Yazid : Air mata, air telinga, air hidung dan air mulut. Air mata masin, air telinga pahit, air hidung masin dan air mulut tawar.

Paderi : Nakir, fatil dan kitmir.
Abu Yazid : Nakir ialah titik yang terdapat pada kulit luar benih, fatil ialah titik yang terdapat di dalam benih dan kitmir ialah kulit yang membaluti benih.

Paderi : Sabid dan Labad.
Abu Yazid : Bulu kambing biri-biri dan kambing kasi.

Paderi : Sam dan Ram.
Abu Yazid : Makhluk yang telah ada sebelum wujud Nabi Adam Alaihissalam.

Paderi : Maksud keledai Makwak.
Abu Yazid : Keledai Makwak tanda ia melihat syaitan, lalu ia berkata: Allah melaknatnya.

Paderi : Maksud anjing menyalak.
Abu Yazid : Anjing menyalak bermaksud: Awas! Celaka bagi penghuni-penghuni neraka dari kemurkaan Allah yang maha berkuasa.

Paderi : Maksud jeritan kuda.
Abu Yazid : Kuda menjerit bermaksud: Maha suci Allah yang memeliharaku ketika tentara berpadu menyerang musuh dengan penuh semangat.

Paderi : Maksud jeritan unta.
Abu Yazid : Unta menjerit membawa maksud: Hasbiyallahu Wakafa Billahi Wakila (artinya): Memadailah Allah bagiku dan cukuplah Dia tempat aku menyerahkan diriku.

Paderi : Maksud nyanyian burung Bulbul.
Abu Yazid : Nyanyian Bulbul bermaksud: Maha suci Allah pada waktu pagi dan pada waktu petang.

Paderi : Maksud bunyi katak.
Abu Yazid : Bunyi katak bermaksud: Maha suci Tuhan yang di sembah di mana-mana sahaja ada makhluknya dan di tempat-tempat yang tiada penghuninya.

Paderi : Maksud kata-kata burung Nakus.
Abu Yazid : Maksud kata-katanya: Maha suci Allah sungguh-sungguh! Wahai anak Adam! Lihatlah di barat dan di timur di dunia itu, adakah makhluk yang menongkat langit?

Paderi : Makhluk Allah yang mendapat wahyu daripadanya, namun ia bukan dari kumpulan jin, manusia dan Malaikat.
Abu Yazid : Makhluk itu adalah lebah seperti Firman Allah Taala (artinya): dan Tuhan kamu telah mewahyukan kepada lebah.

Paderi : Di mana malam ketika siang dan di mana siang ketika malam.
Abu Yazid : Kedua-duanya berada di dalam ilmu Allah Taala yang amat sulit.


Kata Abu Yazid, “saya sudah jawab semua pertanyaan tuan. Sekarang apakah ada lagi pertanyaan-pertanyaan yang lain?”
Semua pendeta menjawab, “tidak ada lagi,”

Kemudian Abu Yazid mengemukakan pertanyaan kepada mereka. “beritahu saya
kunci Syurga dan Neraka langit.”

Tidak seorang pun yang dapat menjawabnya dan mereka mengaku
bahwa memang mereka tidak tahu jawabannya. Baru satu pertanyaan sudah tidak
dapat dijawab sedangkan Abu Yazid telah menjawab berpuluh pertanyaan. Mereka
meminta ketua paderi menjawab, namun ia membisu.

Katanya, “bukan saya tidak mau menjawab, tetapi saya takut kamu semua
tidak sependapat.”

Mereka heran mendengar kata-kata ketua paderi itu. Akhirnya mereka mendesak juga dan bersedia untuk menyetujui serta menerima kata-kata ketua mereka.

Kemudian ketua Paderi menjawab “Bahwa kunci Syurga dan Kunci langit itu tidak lain ialah “LAILA HAILLALLAH HU MUHAMMAD DARASULULLAH.” Tegas ketua paderi.
Mereka semua tersentak, terdiam. Lalu Abu Yazid berkata, “memang benar kata ketua kamu ini.” Abu Yazid menuntut janji kepada ketua paderi dan persetujuan pengikut-pengikutnya.

“Sahabat-sahabat sekalian percayalah bahwa apa yang saya ceritakan ini adalah benar. Saya tidak dipaksa oleh siapapun dalam mengucapnya. Memang sudah lama saya fikirkan hendak menyampaikan masalah ini kepada sahabat-sahabat semua, tetapi saya bimbang sahabat-sahabat tidak akan percaya kepada saya lagi. Saya hanya menunggu waktu.”kata ketua paderi..

“Dari mana tuan mengetahui perkara ini?” Tanya salah seorang paderi.

“Dari ketua sebelum saya.” Jelas ketua paderi.

“Sebelum ketua itu meninggal dunia dia telah bersumpah bahwa perkara yang dikatakan itu adalah benar.” Sambung ketua paderi itu.

“Kalau begitu, apa lagi yang kita tunggu!” Ketua paderi dan pengikut-pengikutnya semuanya memeluk Islam disebabkan oleh Abu Yazid. Ilmu ketua paderi telah menyelamatkan daripada kesesatan dan ilmu kedua-duanya telah menutup tabir kejahilan dan menyingkap tabir kebenaran dan Islam! Abu yazid telah menyelamatkan 5000 golongan kristian di gereja samaan itu.. Allahuakbar..

Saturday

Falsafah Hidup Riwayat HAMKA




Apakah yang menghambat kita mengerjakan kebaikan?. Yang menghambat kita mengerjakan kebaikan ada 2.. perkara iaitu pertama halangan dan kedua taqhsir (kelalaian). Halangan tersebut disebabkan oleh sakit, lapar, miskin dan seumpamanya. Walau bagaimanapun taqhsir adalah disebabkan 4 perkara:

1- Lantaran tidak dapat membezakan antara yang hak dengan yang batil, atau antara yang baik dengan yang buruk. Ubatnya mudah sahaja iaitu BELAJAR.

2-Sudah tahu tetapi tidak dapat dibiasakan mengerjakan yang baik, sehingga dirasai bahawa mengerjakan yang jahat itu juga baik. Menghilangkan masalah ini tidaklah semudah yang pertama, ianya memerlukan kepada LATIHAN.

3- Telah disangka bahawa yang jahat itu baik, dan yang baik itu jahat kerana telah terdidik daripada kecil dalam perasaan yang demikian. Hal ini lebih sukar untuk diubati daripada yang ke-2. Ianya harus mendapat PENDIDIKAN atau GURU YANG LAPANG DADA dan SABAR.

4-Didalam kejahilannya dan kerosakan didikan itu, hatinya pula buruk. Dia berpendapat bahawa mengerjakan kebaikan itu sia-sia sahaja dan bekerja jahat itulah yang utama. Ini pula LEBIH SUKAR memperbaikinya daripada yang ketiga...

Friday

Kecerdasan Emosi Menurut HAMKA

Buya HAMKA


SEORANG BUDIMAN
Perangainya halus, hatinya suci, sikapnya jujur, perkataannya teratur dan budinya mulia. Kelakuannya baik, mukanya jernih, sebab dia memandang hidup dengan penuh pengharapan dan tidak pernah putus asa. Apa yang diyakininya, itulah yang dikatakannya, dan apa yang dikatakannya itulah yang diyakininya.
Maka kita ambillah kesimpulan, bahawa dia seorang budiman.

SEORANG CERDAS
Dia cerdas, akalnya tajam, buah fikirannya baik, dan iapun cepat mengambil kesimpulan; terang otaknya, luas pandangannya dan jauh tiliknya.


ORANG MASYARAKAT
Dia suka bergaul, suka menolong, tidak menyisih dari masyarakat, tidak memikirkan kepentingan dirinya sendiri atau keluarganya sahaja, tidak gila pangkat; mengerti akan kedudukan orang lain dan merasa dirinya turut dalam kedudukan itu. Hormat kepada orang tua, kasih kepada orang muda, pandai bergaul, pandai berkawan.

ORANG SIHAT
Badannya sihat, mukanya berseri-seri kerana kesihatan tubuh dan kesihatan jiwanya. Pakaiannyapun bersih kerana kebersihan hatinya. Dia gemar akan olah-raga untuk kesihatan tubuh dan dia suka muzik untuk kesihatan batin.


ORANG CERDIK-PANDAI
Fahamanya luas, penyelidikannya dalam, bacanya banyak. Sebab itu banyaklah yang diketahuinya, sehingga dia tidak merasa canggung dalam pergaulan dengan segala lapisan. Oleh kerana pengetahuannya dalam sesuatu hal, maka dia berani bertanggungjawab.

PERIBADI
Semuanya itu; budi, akal, pergaulan, kesehatan dan pengetahuan, berkumpul menjadi satu, pada suatu orang. Kumpulan itulah yang membentuk suatu peribadi. Lemah atau kuat, berlebih atau berkurang daripada segala yang tersebut itu, menyebabkan lemah atau kuat, lebih atau kurang peribadi.
Dialah yang menentukan mutu seseorang.


HARGA KERBAU & MANUSIA
Dua puluh ekor kerbau pedati, yang sama gemuknya dan sama kuatnya, sama pula kepandaianya menghela pedati, tentu harganyapun tidak pula berlebih berkurang. Tetapi 20 orang manusia yang sama tingginya, sama kuatnya, belum tentu sama “harganya”. Sebab bagi kerbau tubuhnya yang berharga. Bagi manusia peribadinya.

ORANG BODOH
Kalau kita berkawan atau bersahabat dengan orang, harus kita ketahui bahawa sebagai manusia, dia harus mempunyai suatu segi yang lemah dalam peribadinya. Hanya orang yang bodoh yang dipenuhi perasaan semata, sentiment semata, bila ia sayang, ia lupa akan segala kesalahan. Dan bila ia benci iapun lupa akan segala kebajikan.


RINGKASNYA – PERIBADI ITU:
1. Kumpulan (himpunan) sifat-sifat dan kelebihan diri, yang menunjukkan kelebihan seseorang daripada orang lain. Sehingga ada manusia besar dan manusia kecil. Ada manusia yang sangat bererti hidupnya, dan ada yang tidak bererti sama sekali.
Masuknya tidak menggenapkan, dan keluarnya tidak mengganjilkan.

2. Kumpulan (himpunan) akal-budi, kemahuan, cita-cita dan bentuk tubuh. Hal itu menyebabkan harga kemanusiaan seseorang berbeza dari yang lain.


RINGKASNYA:
�� Semua yang dinyatakan oleh hamka itu menggambarkan kedudukan kecerdasan emosi seseorang.
�� Andalah yang menentukan segala-galanya untuk melayari hidup anda!

(Hamka, 1950)

Disediakan Oleh
MOZAIMI BIN MOHAMAD
Pengurus Besar
Tabung Amanah Pendidikan Negeri Melaka

Tuesday

Inilah Melayu



Melayu itu orang yang bijaksana
Nakalnya bersulam jenaka
Budi bahasanya tidak terkira
Kurang ajarnya tetap santun
Jika menipu pun masih bersopan
Bila mengampu bijak beralas tangan.
Melayu itu berani jika bersalah
Kecut takut kerana benar,
Janji simpan di perut
Selalu pecah di mulut,
Biar mati adat
Jangan mati anak.
Melayu di tanah Semenanjung luas maknanya:
Jawa itu Melayu, Bugis itu Melayu
Banjar juga disebut Melayu,
Minangkabau memang Melayu,
Keturunan Acheh adalah Melayu,
Jakun dan Sakai asli Melayu,
Arab dan Pakistani, semua Melayu
Mamak dan Malbari serap ke Melayu
Malah mua´alaf bertakrif Melayu
(Setelah disunat anunya itu)
Dalam sejarahnya
Melayu itu pengembara lautan
Melorongkan jalur sejarah zaman
Begitu luas daerah sempadan
Sayangnya kini segala kehilangan
Melayu itu kaya falsafahnya
Kias kata bidal pusaka
Akar budi bersulamkan daya
Gedung akal laut bicara
Malangnya Melayu itu kuat bersorak
Terlalu ghairah pesta temasya
Sedangkan kampung telah tergadai
Sawah sejalur tinggal sejengkal
tanah sebidang mudah terjual
Meski telah memiliki telaga
Tangan masih memegang tali
Sedang orang mencapai timba.
Berbuahlah pisang tiga kali
Melayu itu masih bermimpi
Walaupun sudah mengenal universiti
Masih berdagang di rumah sendiri.
Berkelahi cara Melayu
Menikam dengan pantun
Menyanggah dengan senyum
Marahnya dengan diam
Merendah bukan menyembah
Meninggi bukan melonjak.
Watak Melayu menolak permusuhan
Setia dan sabar tiada sempadan
Tapi jika marah tak nampak telinga
Musuh dicari ke lubang cacing
Tak dapat tanduk telinga dijinjing
Maruah dan agama dihina jangan
Hebat amuknya tak kenal lawan
Berdamai cara Melayu indah sekali
Silaturrahim hati yang murni
Maaf diungkap senantiasa bersahut
Tangan diulur sentiasa bersambut
Luka pun tidak lagi berparut
Baiknya hati Melayu itu tak terbandingkan
Selaga yang ada sanggup diberikan
Sehingga tercipta sebuah kiasan:
"Dagang lalu nasi ditanakkan
Suami pulang lapar tak makan
Kera di hutan disusu-susukan
Anak di pangkuan mati kebuluran"
Bagaimanakah Melayu abad dua puluh satu
Masihkan tunduk tersipu-sipu?
Jangan takut melanggar pantang
Jika pantang menghalang kemajuan;
Jangan segan menentang larangan
Jika yakin kepada kebenaran;
Jangan malu mengucapkan keyakinan
Jika percaya kepada keadilan.
Jadilah bangsa yang bijaksana
Memegang tali memegang timba
Memiliki ekonomi mencipta budaya
Menjadi tuan di negara Merdeka



(Usman Awang)

Sunday

Cerita Cat Stevens

Saya dilahirkan dalam sebuah rumah yang penghuninya beragama Kristian. Diajar bahawa tuhan itu wujud, tetapi kita tidak ada hubungan secara langsung dengan tuhan.

Lantas kita perlu mewujudkan satu cara untuk menghubunginya, iaitu melalui Jesus. Dan apabila mereka mengatakan yang tuhan itu tiga, saya menjadi lebih bingung tetapi saya tidak mampu membantah atau membahaskannya.

Namun, sedikit demi sedikit, saya mendapati diri semakin jauh daripada pendidikan yang berbentuk agama ini.

Saya mula mencipta muzik dan mahu menjadi seorang bintang terkenal. Akhirnya, saya berjaya menjadi seorang yang sangat terkenal.

Pada waktu itu, saya berusia belasan tahun tapi nama dan gambar terpampang di semua bentuk media.

Mereka membuat saya lebih besar dan kerana itu saya juga mahu hidup dengan cara yang lebih besar daripada hidup yang sebenarnya, dan satu-satunya cara untuk mendapatkannya ialah dengan menikmati arak dan dadah.

Selepas setahun berjaya menikmati kemewahan dan hidup secara high, saya sakit teruk dijangkiti penyakit TB dan perlu dirawat di hospital.

Kemudian, tiba satu ketika apabila saya rasa agama Buddha itu nampak baik dan mulia, tetapi saya masih belum bersedia menjadi seorang sami Buddha dan memisahkan diri daripada masyarakat sepenuhnya.

Saya mencuba pula Zen dan Ching, numerologi, kemudian kad-kad pakau dan astrologi. Saya cuba membuka semula kitab Bible tetapi tidak menjumpai apa-apa. Pada waktu itu, saya masih tidak tahu sesuatupun tentang Islam.

Titik Permulaan

Kemudian satu keajaiban berlaku. Abang saya melawat sebuah masjid di Jerusalem. Dia begitu kagum dengannya. Masjid itu dirasakan penuh dengan kehidupan (tidak seperti gereja-gereja dan rumah-rumah biara yang dirasakan kosong), aman dan tenang.

Dia memberikan saya senaskah terjemahan al-Quran yang dibawanya dari sana. Dia tidak pula menjadi seorang Muslim tetapi dia dapat merasakan yang ada sesuatu dalam agama itu, dan dia fikir mungkin saya akan menjumpai sesuatu juga.

Apabila saya terima kitab itu, saya mendapat petunjuk yang bakal menerangkan segala-galanya kepada saya - siapa diri saya, apakah tujuan hidup di dunia, apakah sebenarnya hakikat hidup dan apakah hakikat yang akan berlaku, dan di mana saya datang. Saya sedar bahawa inilah agama yang benar; agama yang bukan dalam erti kata yang difahami oleh Barat, bukan agama yang hanya berguna untuk masa tua anda.

Perkara pertama yang ingin saya lakukan pada waktu itu ialah menjadi seorang Muslim.


Pada tahap ini juga, saya mula menemui keyakinan. Saya merasakan sudah pun menjadi seorang Muslim. Apabila saya membaca kitab al-Quran itu, barulah saya sedar bahawa kesemua para nabi yang diutus Allah itu membawa ajaran yang sama.

Lantas, mengapakah penganut Kristian dan Yahudi saling tidak sefahaman? Sekarang saya tahu bagaimana orang Yahudi tidak mahu menerima Jesus sebagai utusan Tuhan dan mereka juga telah menukar ayat-ayat Tuhan.

Penganut Kristian salah faham akan ayat-ayat Tuhan dan menganggap Jesus anak Tuhan. Kesemuanya masuk akal dan begitu mudah difahami.

Inilah keindahan al-Quran. Ia membuat anda berfikir dan mencari jawapan, dan tidak menyembah matahari atau bulan tetapi Tuhan yang Esa yang telah menciptakan segala-galanya.

Apabila saya lebih banyak membaca kitab al-Quran, ia menceritakan pula tentang sembahyang, sifat pemurah dan sifat suka berbuat baik.

Saya masih belum menjadi seorang Islam lagi, tetapi saya sudah dapat merasakan bahawa satu-satunya jawapan untuk saya ialah al-Quran; bahawa Tuhan telah menghantarnya kepada saya, dan saya menyimpannya sebagai satu rahsia. Tetapi al-Quran itu juga berkata-kata pada beberapa peringkat yang berlainan. Saya mula memahaminya pada peringkat yang lain pula.

Al-Quran mengatakan, "Mereka yang beriman tidak menjadikan orang kafir sebagai temannya dan orang beriman itulah saudaranya."

Pada tahap itulah, timbul keinginan saya untuk bertemu dengan saudara-saudara selslam.

Melawat Jerusalem

Saya melawat Jerusalem (sepertimana yang dilakukan abang saya). Di Jerusalem, saya masuk ke dalam masjid dan duduk. Seorang lelaki datang menghampiri dan bertanya apa yang saya mahu. Saya beritahu dia yang saya seorang Muslim. Dia bertanya lagi, apakah nama saya. Saya jawab, "Stevens". Dia kelihatan keliru. Setelah itu, saya menyertai sembahyang berjemaah, walaupun tidak begitu menjadi.

Peristiwa ini berlaku pada tahun 1977, lebih kurang satu setengah tahun selepas saya menerima al-Quran daripada abang saya.

Lantas, pada satu hari Jumaat, iaitu selepas menunaikan sembahyang Jumaat, saya pergi bertemu imam Masjid New Regent dan melafazkan syahadah di tangannya.

Saya telah menjadi seorang yang memiliki kemasyhuran dan kemewahan. Tetapi saya begitu sukar mendapatkan petunjuk, walau bersungguh-sungguh saya cuba mendapatkannya, sehinggalah saya ditunjukkan dengan al-Quran.

Sekarang saya sedar bahawa saya boleh berhubung secara langsung dengan Tuhan, tidak perlu menggunakan perantara. Islam mengangkat semua halangan ini.

Saya tidak pernah berjumpa orang Islam sebelum saya memeluk agama suci ini. Saya lebih dahulu membaca al-Quran dan menyedari bahawa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

Hanya Islam yang sempurna, dan sekiranya kita semua meniru akhlak Rasulullah s.a.w., kita akan berjaya.

Moga-moga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah-Nya untuk menuruti jejak langkah Rasulullah s.a.w.. Amin!

- Artikel iluvislam.com

Wednesday

Korban seorang ibu kepada anak




Ini kisah sedih seorang ibu. Takkan ada seseorang lain yang akan dapat menggantikan tempat seseorang ibu di dunia ini. Ni cerita lama. Cerita ni dalam bentuk luahan hati seorang anak yang kesedihan akibat kelalaian atau dengan kata lain kederhakaannya kepada seorang ibu! Cerita si anak.....



Ibuku buta sebelah mata! Aku benci ibuku… Dia amat memalukanku! Tugas harian dia ialah memasak untuk pelajar dan guru untuk menyara keluarga kami.



Pada suatu hari semasa di sekolah rendah, ibuku datang ke sekolah untuk bertanya khabar. Aku sungguh malu. Mengapa dia sanggup melakukan ini kepadaku?! Aku tidak pedulikan dia dengan menunjukkan wajah benci kepadanya dan terus lari.



Keesokan harinya salah seorang rakan darjah berkata, “EEEE, ibumu hanya ada satu mata!" Ketika itu aku hanya ingin membenamkan diriku. Aku juga mahu ibuku hilang dari hidupku! Oleh itu aku berjumpa dengannya dan berkata, “Jika engkau hanya mahu menjadikan diriku bahan ketawa, alangkah baiknya kalau kau mati saja?!!!”



Ibuku hanya berdiam diri!!!



Aku tidak pun sejenak berhenti dan berfikir akan apa yang telah aku katakan kepadanya kerana aku tengah marah ketika itu.. Aku langsung tidak peduli akan perasaannya…



Aku ingin keluar dari rumah itu… Oleh itu aku belajar bersungguh-sungguh dan akhirnya dapat melanjutkan pelajaran ke Singapura. Kemudian aku berkahwin. Aku membeli rumah sendiri dan mendapat anak. Aku amat gembira dengan kehidupanku.



Suatu hari ibuku datang menziarahiku. Sudah lama dia tidak berjumpa denganku dan tidak pernah berjumpa cucunya!. Bila dia berdiri di depan pintu rumahku, anakku mentertawakannya... Aku menjerit kepadanya, “Sanggup engkau datang ke sini dan menakutkan anakku! "KELUAR DARI SINI SEKARANG!!! Dengan pantas ibuku menjawab “Maaf, Saya tersilap alamat” dan terus menghilangkan diri.



Satu hari surat jemputan untuk perjumpaan pelajar-pelajar lama sampai ke rumahku.. Oleh itu aku telah memberitahu isteriku yang aku akan pergi untuk urusan perniagaan…



Selepas perjumpaan itu, aku telah pergi ke rumah usang ibuku hanya untuk ingin tahu!!!. Jiran memberitahuku yang ibuku telah meninggal… Aku tidak menitiskan setitik airmata pun!!



Jiran itu telah menyerahkan kepadaku sepucuk surat yang ibuku ingin aku membacanya…



“Anakku yang dikasihi...

Ibu selalu teringatkan kamu setiap masa…

Ibu minta maaf kerana datang ke Singapura dan telah menakutkan anakmu.

Ibu gembira kerana kamu akan datang ke perjumpaan pelajar-pelajar lama…

Tetapi ibu mungkin tidak dapat bangun untuk berjumpa denganmu.

Ibu minta maaf kerana sentiasa memalukan kamu semasa kamu sedang membesar.



Kamu mungkin tidak tahu….

Semasa kamu masih kecil,

kamu telah mendapat kemalangan dan hilang satu mata........

Sebagai ibu, ibu tidak sanggup melihat anaknya membesar dengan satu mata...

Oleh itu… ibu memberi salah satu mata ibu kepada kamu…

Ibu amat berbangga kerana anak lelaki ibu dapat melihat dunia ini dengan mata ibumu ini…



…Dengan kasihku kepadamu… …IBUMU…



Sabda Rasullah Shallallahu ‘alaihi wasallam: Dia memberitahu kamu supaya taat kepada Allah dan RasulNya sentiasa. Selepas itu taatlah kepada ibumu kemudian ibumu kemudian ibumu kemudian ayahmu!

Saya suka awek saya macam ni.. sebab tu saya macam ni..






Saya suka tengok jari awek saya... Cantik betul... Sungguh! Sampai takut nak pegang... Bukan takut patah... Tapi takut nanti jari kitorang tak boleh tolong each other di padang Mahsyar, depan yang maha Esa...



Saya suka tengok rambut awek saya... Cantik betul... Sungguh! Sebab tu saya belikan tudung... Bukan sebab jeles orang lain tengok jugak.... Tapi takut nanti terbakar dek api neraka.



Saya suka tengok body awek saya... Cantik betul... Sungguh! Sebab tu saya belikan dia telekong. Supaya mase dia jumpa dengan Kekasih dia Yang Utama, dia lagi cantik dan berseri menghadap Nya. Saya pun tumpang dapat pahala. Pergh syoknye...



Saya sedih tengok awek saya. Tak tido, tak makan rindu kat saya... Saya pun macam tu jugak, ada problem yang sama.. Dia tanya apa ubatnya? Saya pun bagi dia Quran untuk penenang jiwa... Semoga lebih cintakan Nya dari saya...



Saya sedih tengok awek saya selalu pesan macam-macam kat saya... "Makan, minum, drive elok-elok tau.. Nanti awak sakit saya susah ati bla bla bla bla" katanya... Tapi bila tengok movie sama-sama burn asar maghrib gitu. Dia tak kata satu apa pun... Berdosanye saya....



Kesimpulannya saya memang sayang dia... Nak jumpa dia selamanya... Di dunia dan akhirat terutamanya. Janji nak kongsi syurga sama-sama... Bahagia selamanya... Semoga kami saling mengingati, Dosa sendiri pun infiniti... Nak tanggung dosa dia lagi pulak lepas ni... Semoga kami menginsafi diri... Ya Allah ampunkanlah kami.... Semoga kami dapat bersama selamanya nanti...



P/S - andai anda seorang wanita muslimah... Mesti seronok kan kalau pasangan kita berfikiran camtu... Then kalu anda seorang muslim... Apa kata tanamkan dalam hati camtu... Cinta tu anugerah Allah... Pandai-pandai la kita menjaga nikmat Allah itu ye... Semoga saya pun ambik iktibar jugak... Wassalam

Monday

Awal Muharram..



Assalamualaikum



salam maal hijrah 1432 kepada rakyat malaysia tercinta.
semoga tahun baru ini lebih bererti dan lebih dekat kepada-Nya.amin.

peristiwa2 penting pada bulan Muharam:




Peristiwa-peristiwa penting:

1 Muharam - Khalifah Umar Al-Khattab mula membuat penetapan kiraan bulan dalam Hijrah.
10 Muharam - Dinamakan juga hari 'Asyura'. Pada hari itu banyak terjadi peristiwa penting yang mencerminkan kegemilangan bagi perjuangan yang gigih dan tabah bagi menegakkan keadilah dan kebenaran. 



Pada 10 Muharam juga telah berlaku:

Nabi Adam bertaubat kepada Allah.
Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.
Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
Penglihatan Nabi Yaakob yang kabur dipulihkkan Allah.
Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
Nabi Yunus selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari tentera Firaun.
Kesalahan Nabi Daud diampuni Allah.
Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
Hari pertama Allah menciptakan alam.
Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.
Hari pertama Allah menurunkan hujan.
Allah menjadikan 'Arasy.
Allah menjadikan Luh Mahfuz.
Allah menjadikan alam.
Allah menjadikan Malaikat Jibril.
Nabi Isa diangkat ke langit
.



doa akhir tahun


Doa Akhir Tahun dibaca 3 kali pada akhir waktu Asar atau sebelum masuk waktu Maghrib  pada akhir bulan Zulhijjah.

Sesiapa yang membaca doa ini, Syaitan berkata :
"Kesusahan bagiku dan sia-sia lah pekerjaanku menggoda anak Adam pada setahun ini dan Allah binasakan
aku satu saat jua. Dengan sebab membaca doa ini, Allah ampunkan dosanya setahun"







dan
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

doa awal tahun


Doa Awal Tahun dibaca 3 kali selepas maghrib pada malam satu Muharram.

Sesiapa yang membaca doa ini, Syaitan berkata :
"Telah amanlah anak Adam ini daripada godaan pada tahun ini kerana Allah telah mewakilkan
dua Malaikat memeliharanya daripada fitnah Syaitan". 





pic source:google


mari berhijrah kepada perkara yang lebih baek
semoga kita menjadi hamba Allah yang sentiasa ingat pada-Nya.
amin
pasang niat baek2.okey.okey.
^_____________________^


wassalam
;)



Sunday

Kain Buruk Ayah

Kain buruk ayah
kalau tiada segala
buat menjadi payah
jangan sekali-kali diserah
nanti hati ayah jadi parah

Ke danau buat basahan
kalau di kepala jadi lilitan
berteleku di surau menyembah Tuhan
dingin malam menyelimuti badan

Jangan diserah kain buruk ayah itu
biar rabak, putus benang beribu
biar renyuk, kedut berdebu
tiada sehari hati ayah jadi sebu

Kain buruk ayahku
kusam dan masam berbau
hari-hari dibasuh ibu
kasih mereka menjadi jitu

Kain buruk ayah kini tiada
sejak ayah emak pergi berdua
kurang sejengkal masih tinggal di beranda
kekal di situ menjadi tanda

Enam Bismillah








* Makbul segala hajat dan cita-cita.
* Luas rezkinya.
* Jika ditiup kpd perempuan nescaya kasih ia kepada kita.
* Menang dalam peperangan.
* Penerang hati.
* Diajuhkan dari segala penyakit.
* Dibaca 70 kali tiap-tiap hari aman dari ancaman raja-raja dan pembesar yang zalim yang hendak membunuhnya.
* Dibaca ditempat yahng suci nescaya dapat melihat malaikat, jin dan syaitan.
* Dibaca dimalam jumaat 20 kali boleh melihat orang didalam kubur.
* Aman daripada binatang2 buas.
* Air laut menjadi tawar.
* Terlepas daripada terkena bunuh juka dibaca kepada tubuh badan.
* Jika ditulis dan dijadikan azimat atau dibaca pada sawah aman daripada ancaman babi, tikus atau burung.
* Terselamat daripada bahaya musuh dan seteru.
* Terselamat dari karam dilaut.
* Jika dibaca pada minyak malam jumaat tiga kali boleh memudahkan perempuan beranak jika meminumnya.
* Orang yang pekak jika dibaca pada telinganya selam 7 hari nescaya mendengar.
* Orang gila atau yang dirasuk oleh iblis apabila dibaca ditelinga tiga kali insyaallah lari iblisnya.
* Boleh tawarkan segala jenis bisa termasuk bisa sengat binatang seperti lebah, ular dan ikan.
* Boleh tawarkan segala jenis racun dan santau, seperti yang diperbuat daripada miang rebung, ulat buku mati beragan, hempedu katak dan sebagainya.
* Terkeluar daripada penjara apabila dibaca bersungguh-sungguh.
* Dijadikan jampi untuk menghalau jin dan syaitan.

Cara untuk merawat pesakit yang menderita kerana perkara diatas; letakkan tangan di tempat yang sakit, tahan nafas dan baca al-Fathihah dan juga ayat Bismillah Enam ini. Tiup tempat tersebut dan urut sedikit. Baca juga ayat ini pada air untuk disapukan pada tempat yang sakit dan untuk di minum. Angin akan keluar daripada pesakit dan diikuti oleh muntah. InsyaAllah.

Saturday

Kebenaran Peristiwa 13 Mei

MELAYU MESTI BACA - kebenaran peristiwa 13 Mei


PERBAHASAN BAJET 2011 PERINGKAT DASAR DI DEWAN RAKYAT OLEH Y.B. KULIM BANDAR BAHARU
Petikan Hansard Dewan Rakyat

28 Oktober 2010, 3.53 ptg.

Tuan Zulkifli bin Nordin [Kulim Bandar Baharu]: Terima kasih Tuan Yang di- Pertua, sudah banyak hari tunggu. Bismillaahir Rahmaanir Rahiim, Alhamdulillah...

[Membaca sepotong doa]

Terima kasih Tuan Yang di-Pertua atas peluang untuk turut sama dalam perbahasan Belanjawan atau Bajet Negara 2011 ini yang telah diberi dengan pelbagai label oleh beberapa orang yang sudah berucap. Ada yang memanggilnya ‘bajet seluar dalam’, ada yang panggil ‘bajet kelambu’. Jadi saya berharap, kegiatan, perbuatan suka melabel dengan menghina ini dapat dihentikan. Kerana tidak membawa manfaat kepada sesiapa pun. Saya teringat beberapa tahun dahulu mereka ini suka melabel orang. Saya pernah ingat seorang pemimpin UMNO dilabel dengan gelaran ‘al–Juburi’. Hari ini sudah jadi kawan. Jadi kita perlu ingat hendak mengkritik jangan terlampau melampau, berpada-pada. Hendak memuji pun jangan melampau-lampau biar berpadapada. Itu yang Islam ajar kita. Senang sangat hendak melabel orang dengan pelbagai label yang menghina. Kita harap perkara ini dapat dihentikan untuk kebaikan Negara dan umat sendiri insya-Allah.

Dalam bajet kali ini Tuan Yang di-Pertua, Gagasan 1Malaysia disebut beberapa kali. Saya khuatir Tuan Yang di-Pertua gagasan ini telah disalah tafsir apabila melihat iklan sinar lebaran Aidilfitri lepas terbitan TV3 dengan lebai pak santa bawa basikal macam Santa Claus menyalakan pelita di atas bunga lotus. Ini memberi gambaran bahawa Gagasan 1Malaysia ini memang disalahtafsirkan dan salah mengertikan. Ada cubaan untuk membawa konsep 1Malaysia ini ke satu konsep Malaysian Malaysia. Semua orang sama, semua agama sama macam iklan TV3. Sampai dia cacamerba habis semua agama. Hak sama, kedudukan sama.

Saya ingin menegaskan soal persamaan tidak timbul kerana tunggak negara iaitu Perlembagaan Malaysia sendiri yang menjadi undang-undang utama negara, Perlembagaan itu sendiri discriminatory. Ianya sendiri discriminatory tetapi discriminatory positive. Di mana Perlembagaan sendiri discriminate antara rakyat iaitu agama Islam dan bangsa Melayu dilebihkan, itu kedudukan dalam Perlembagaan. Itu kita tidak boleh nafikan. Artikel 3 Perlembagaan Persekutuan, Artikel 11(4) Artikel 12(4) Artikel 76, Jadual Kesembilan, Senarai 2, Artikel 211A, Artikel 150, Artikel 160. Ini peruntukan-peruntukan Perlembagaan yang jelas meletakkan yang discriminate agama dan kaum lain dengan agama Islam dan bangsa Melayu. Ini hakikat dalam negara ini.

Contohnya bahasa Melayu, bahasa Melayu bahasa kebangsaan, dia discriminate dari bahasa lain. Kita tidak boleh kata sama. Tidak boleh samakan bahasa Melayu dengan bahasa Cina, bahasa Tamil, bahasa Inggeris sebab bahasa Melayu bahasa Perlembagaan yang didaulatkan oleh Perlembagaan.

Akan tetapi malang setelah 50 tahun lebih, ada yang tidak faham lagi bahasa Melayu. Tengok Yang Berhormat Ipoh Timur tadi. Merujuk kepada kata-kata Perdana Menteri dia putarkannya ayat itu, tengok ini bahasa racist, bahasa yang hendak bawa kepada peperangan. Ini jenis yang tidak faham bahasa Melayu. Duduk Malaysia lama, peribahasa pun tidak faham. Ia hanya gambaran bahawa orang Melayu atau sesiapa yang sebut akan mempertahankan ke titisan darah terakhir, akan pertahankan sehingga bercerai badan, tangan dan kaki. Ini peribahasa, menunjukkan kita akan berjuang habis-habisan.

Saya hendak ingatkan Yang Berhormat Ipoh Timur, apa parti dia sebut pada tahun 1969. Peristiwa berdarah 1969. Ini parti dia sebut sendiri dalam rekod negara.“Hold high the Red Flag of Martyrs and carry out revolution to the end, to die for the people is as heavy as the mountain of Tai”. Ini kenyataan yang dibuat.Ini kenyataan yang dibuat oleh parti Yang Berhormat Ipoh Timur tahun 1969, rekod dalam Arkib Negara, pergi baca. Mana lebih bahaya ayat seperti itu dengan peribahasa yang digunakan oleh Yang Amat Berhormat Perdana Menteri?

Tuan Yang di-Pertua, saya bersetuju dengan kenyataan bahawa Perlembagaan telah jelas memahat hak dan kedudukan istimewa agama Islam dan bangsa Melayu. Sudah jelas sudah. Tidak boleh dipersoalkan malahan benar tidak boleh dipinda pun kecuali dengan persetujuan kesembilan Raja-raja Melayu tapi yang penting
 
Tuan Yang di-Pertua, bukan soal pemahatan hak dan kedudukan istimewa itu tetapi adalah soal penterjemahan dan pelaksanaan hak dan kedudukan istimewa itu. Hari ini kita tengok bagaimana serangan dibuat terhadap institusi Raja-raja Melayu secara terbuka. Institusi Mahkamah Syariah, institusi berkuasa seperti Polis Diraja Malaysia, SPRM, kehakiman diserang.
 
Kita lihat bagaimana kelihatan sekarang ini seperti satu amalan double standard apabila seorang belia Cina - Namewee, Wee Meng Chee, buat blog yang saya telah dedahkan dalam soalan tambahan saya baru-baru ini. Satu penghinaan kepada Islam, kepada bangsa Melayu, kepada pihak berkuasa tetapi Peguam Negara membuat keputusan, mengikut dalam jawapan Parlimen, tidak akan mengambil tindakan pendakwaan. Tak akan dakwa langsung, dilepaskan begitu sahaja tetapi seorang blogger Melayu - Irwan Abdul Rahman, baru sindir TNB, kena caj di mahkamah.
 
Apabila wartawan majalah - Al-Islam menyamar pergi ke sebuah gereja hendak tengok kegiatan murtad di kalangan orang Melayu, mereka dimaki hamun, dihina. Tindakan keras dituntut diambil terhadap mereka tetapi bila wartawan wanita Cina - Malaysian Insider menyamar masuk menyusup ke perhimpunan agung orang Melayu pakai tudung macam perempuan Islam, dia katakan itu cara yang beretika kewartawanan.
 
Apabila kes anak Melayu bakar gereja penjara bertahun. Anak Cina baling surau dengan arak, cat dengan warna merah, denda. Pegawai BTN bercakap tentang hak Melayu, kedudukan Islam dalam perhimpunan tertutup orang Melayu Islam dimaki hamun, disuruh ambil tindakan tegas tapi bila Presiden MCA mempertikaikan kedudukan orang Melayu, tidak ada apa tindakan.
 
Jadi bagaimana kita hendak menyatakan bahawa hak dan kedudukan istimewa orang Melayu, betul terpahat di dalam Perlembagaan tetapi bagaimana dengan pelaksanaan? Bagaimana dengan penterjemahannya dalam dasar dan perancangan negara?

Hari ini, dalam negara ini seolah-olah umat Islam bangsa Melayu seperti warga kelas kedua, diketepikan. Hari ini, seolah-olah menjadi satu dosa besar kalau kita bercakap tentang isu orang Melayu, isu agama Islam, jadi dosa besar dalam negara ini. Sampai orang kata Pak Janggut pun ketar telur hendak bercakap pasal Islam. Takut.
 
Sebab itu Tuan Yang di-Pertua, saya berpendapat bahawa cadangan Yang Amat Berhormat Timbalan Perdana Menteri untuk mewajibkan mata pelajaran Sejarah penting supaya rakyat diperingatkan semula apa yang berlaku pada sejarah yang lampau supaya menjadi sempadan kepada kita, menjadi pengajaran, iktibar dan saya cadangkan antara sejarah penting negara yang perlu didedahkan ialah Peristiwa 13 Mei. Bila cakap tentang 13 Mei mereka akan mengamuk. “Sudah jadi historical, tak boleh, mana boleh cakap ini cerita, sudah lama”. Pasal apa yang mereka takut sangat? Pasal apa?

Tuan Yang di-Pertua, saya cuba hendak buat research tentang peristiwa 13 Mei. Saya terkejut ada tiga buku sahaja. Pasal 13 Mei ada tiga buku sahaja. Laporan MAGERAN - Laporan Rasmi, buku tulisan Almarhum Tunku Abdul Rahman - Before and After May 13 dan terbaru tulisan Kua Kia Soong - 13 May. Ini tiga sahaja peristiwa besar macam itu.
 
Saya baca tentang 13 Mei yang ditulis oleh Kua Kia Soong. Saya tidak berapa setuju dengan tulisan beliau kerana tulisan beliau adalah analisa bukan melaporkan fakta. Dia analisa berdasarkan kepada analisa wartawan barat masa itu. Memanglah, macam sekarang. Dia analisa yang dibuat oleh reporter barat pada peristiwa itu dahulu. Memanglah akan prejudis tapi Laporan MAGERAN oleh pemerintah, bertarikh Oktober 1969, buku Almarhum Tunku Abdul Rahman - 13 May Before and After, buku ini fakta, siap dengan gambar. Kenapa ada golongan tertentu dalam negara ini takut peristiwa 13 Mei diajar sebagai mata pelajaran Sejarah?

Sebab itu Tuan Yang di-Pertua, saya hendak ambil peluang pada hari ini untuk menceritakan tentang peristiwa 13 Mei ini daripada laporan fakta yang ada supaya rakyat tahu kenapa peristiwa itu berlaku. Ia bukan satu peristiwa spontan yang berlaku pada 13 Mei. Hari itu sahaja, orang Melayu berkumpul dekat Kampung Baru, parang bakar – ada dengar cerita parang terbang dan tahu-tahu beberapa orang Cina mati tergolek. Bukan itu, peristiwa ini bermula jauh pada tahun 1957.

Ia bermula pada tahun 1957 lagi. Pada 2 Januari 1957 di Pulau Pinang, apabila perarakan mengisytiharkan Pulau Pinang sebagai bandar raya yang tidak disertai orang Melayu yang membantah, orang Melayu dikepung dan cuba dikapak oleh sekumpulan Cina. Seorang pegawai polis Cina mempertahankan Melayu yang dikepung itu dan menembak perusuh Cina, maka tension sudah start. Itu tahun 1957.

Pada 1 Mei 1959 di Sungai Pinang, berlaku pergaduhan antara orang Melayu dengan orang Cina. Ia kemudian merebak dan samseng Cina mula merusuh. Imam masjid Sungai Pinang panggil mesyuarat orang kampung untuk membuat kawalan. Kumpulan Cina bersenjata kepung masjid dan berlaku pergaduhan rumah dan kedai terbakar, pembunuhan berlaku di kedua belah pihak iaitu sepuluh tahun sebelum peristiwa itu.

Pada 11 Julai 1964 di pasar Bukit Mertajam, seorang pekerja Melayu diketuk dengan cangkul oleh seorang anak tauke Cina sayur berumur 15 tahun. Dia buat report, polis lambat ambil tindakan. Dia tidak puas hati, dia pergi lapor kepada Majlis Daerah, maka beberapa tindakan diambil. Berlaku pergaduhan dan seorang Melayu dibunuh. Gambar dia ada lagi dalam ini – gambar dia dibunuh. Encik Kasim bin Omar terlentang atas lantai pasar dibunuh oleh sekumpulan Cina – berlaku tension pada masa itu.

Kemudian, saya ingat lagi pada masa itu sudah mula perasaan tidak puas hati ini timbul. Baru-baru ini saya ada ceramah di kawasan Kampung Baru. Orang-orang tua di situ cerita bagaimana terhinanya orang Melayu pada masa itu pergi ke Chow Kit hendak beli barang daripada Cina. Minta cili, minta bawang, dia tunjuk dengan kaki sahaja – lu angkat ini. Ini perasaan orang Melayu pada masa itu.

Maka episod ketidakpercayaan sudah mula wujud, tension ketegangan sudah mula wujud sejak itu lagi.

Pada tahun 1969, pilihan raya berlaku. DAP dan GERAKAN main isu perkauman. Saya hendak sebut pada Tuan Yang di-Pertua, isu yang dimainkan itu supaya kita tengok balik. Dalam laporan yang dibuat, apa dia kempen atau isu perkauman yang dimainkan pada masa itu? Di muka surat 21 sehingga 24 Laporan MAGERAN – sebab saya hendak baca ini Tuan Yang di-Pertua, kerana patennya sama sahaja dengan hari ini, sebiji sama.

Apa yang berlaku pada tahun 1969? Laporan itu menyebut DAP dan GERAKAN mempertikai Artikel 153 (Hak dan kedudukan istimewa orang Melayu), mempertikai status bangsa Melayu sebagai peribumi. Saya tidak lupa kenyataan Ketua Wanita Parti GERAKAN yang menyatakan orang Melayu pun pendatang, tohmahan orang Melayu mendapat keistimewaan dan Cina diketepikan terutama di sektor awam. Padahal, itu tidak betul. Kalau kita baca dalam Laporan MAGERAN, ia menyebut bagaimana sebenarnya fakta itu tidak betul.

Saya hendak baca fakta yang dikemukakan secara ringkas Tuan Yang di-Pertua, yang hendak menyatakan bahawa orang Melayu dapat kedudukan istimewa dalam perkhidmatan awam. Dalam laporan ini di muka surat 22 dan 23 disebut, “Figures relating to division one government officers by racial group as of 1st November 1968:


Maknanya, pada masa itu fakta yang kata orang yang bukan Melayu diketepikan dan Melayu dapat keistimewaan tidak betul pada masa itu. Kalau Tuan Yang di-Pertua tengok sekarang isu yang dikatakan Cina tidak dapat itu, tidak dapat ini, saya hendak baca kenyataan dalam Malaysian Business isu bulan September 2010. Kenyataan oleh seorang tokoh korporat Cina sendiri, Tan Sri Liew Kee Sin daripada syarikat SP Setia Berhad menyatakan bahawa sebenarnya masyarakat Cina di Malaysia mendapat kedudukan yang baik di bawah polisi pro bumiputera.

Dia beri contoh dalam majalah Forbes disebutkan bahawa di bawah dasar pro bumiputera ini, syarikat yang dikuasai oleh kaum Cina account for 37% of market capitalization among the top 300 listed companies compared to bumiputera equity of 7% dengan izin. “Chinese individuals also control 73% of the wealth owned by the top 40 richest Malaysians and make up eight of the top ten richest Malaysian” dengan izin. “He pointed out that Chinese small-to-medium enterprises (SMEs) had done very well too, and that their owners could even afford to buy the multi-million ringgit bungalows built by his company. “One Chinaman want to build a bungalow of RM40 million!” he said.”

Kenyataan Tan Sri Liew Kee Sin dari SP Setia.

Jadi di mana yang kata tidak dapat keistimewaan dan diketepikan?

Kemudian kalau Tuan Yang di-Pertua tengok kenyataan sekarang, ia sama. Pertikai Artikel 153, tohmah kata orang Melayu dapat keistimewaan lebih, selepas itu kata dia diketepikan. Sama, same patent by the same people. Oleh orang yang sama yang masih ada lagi di sini. Malahan Tuan Yang di-Pertua, pada 15 April 1969, Yang Mulia Almarhum Tunku Abdul Rahman yang mereka dewa-dewakan sekarang – dia kata apa? Dia bagi amaran dah masa itu. Tunku memberi amaran – ini dalam Laporan MAGERAN Oktober 1969. Tunku sebut apa? Tunku memberi amaran kepada DAP supaya tidak mempersoalkan Artikel 153 jika DAP – di Kuala Pilah Tunku membuat kenyataan ini.

Dalam muka surat 24 Laporan MAGERAN, Tunku kata jika DAP berterusan mempertikai Artikel 153, kekacauan akan berlaku dan keamanan dan kemakmuran yang kita kecapi akan hancur.

Exactly, sebiji apa yang berlaku sekarang – sama paten.

Tuan Yang di-Pertua...

Saya hendak sebut sahaja apa yang berlaku pada 13 Mei itu untuk menutup. Tuan Yang di-Pertua, cuba Tuan Yang di-Pertua bayang ini kenyataan-kenyataan yang dikeluarkan oleh mereka pada masa itu.
 
Pada 4 Mei 1969 di Kepong, sekumpulan pemuda Cina menconteng grafiti anti pilihan raya. Polis suruh berhenti dan diserang dengan besi dan lastik besi. Polis pertahan diri dan tembak mati seorang. Mayat di preserved untuk perarakan pada hari undi 10 Mei.

Pada 9 Mei 1969 di Kuala Lumpur, perarakan membawa mayat melalui Kuala Lumpur dan menyebabkan jam, melaungkan slogan ‘Malai Si’ (Melayu Mati) dan slogan ‘Mao Zedong’ termasuk hutang darah dibayar darah.

Pada 10 Mei 1969, Pulau Pinang tumbang, nyaris kalah di Selangor dan Perak. Beberapa kerusi Parlimen tumbang kepada DAP dan GERAKAN.

Perarakan kemenangan dibuat pada 11 Mei 1969 di jalan BrickfieldS pada pukul lima petang. Dia kata apa? “Apa polis boleh buat? Kita Raja,buang semua polis Melayu”.

Pada 11 Mei 1969 pukul 8.30 malam di Jalan Bukit Bintang, perarakan DAP – “Mati Melayu, sakai pergi masuk hutan”.

Pada 11 Mei 1969 pukul 10.00 malam di Jalan Changkat Dollah – “KL sekarang Cina punya”.

Pada 12 Mei 1969, satu perarakan di Jalan Ipoh, Jalan Tunku Abdul Rahman, Jalan Parlimen, Jalan Raja Laut, Jalan Hill masuk ke Kampung Baru dengan 500 skuter. Apa mereka kata? “Melayu balik kampung, Melayu sudah tiada kuasa. Sekarang kita Cina control.” Bila lalu depan Kampung Baru mereka kata “Melayu keluar! Apa lagi duduk sini, kita hentam sama lu, sekarang kita ada kuasa”.

Pada 12 Mei 1969 pukul 7.30 petang di pondok polis Jalan Pudu – “Maki polis! Semua Melayu kasi habis, kasi halau semua polis.”

Pada 12 Mei 1969 pukul 8.30 malam di Jalan Bukit Bintang – “Apa ini Melayu, kita sudah perintah dia negeri, ini negeri bukan Melayu punya, mata-mata lancau.”


Pada 12 Mei 1969 pukul 7.00 petang di Jalan Canvel – “Butoh Melayu, Malai si, pergi mati Melayu.”


Pada malam 12 Mei 1969 di Jalan Bukit Bintang – “Ini negeri bukan Melayu punya, kita mahu kasi halau semua Melayu.”


Pada awal tengah malam 13 Mei 1969 di Kampung Baru – “Maki orang Melayu, Melayu balik hutan.”


Pada 12 Mei 1999, 9.30 malam, PJ. – “Sekarang kita perintah apa boleh buat? Melayu balik kampung. Melayu sudah jatuh, MARA boleh keluar. Melayu balik kampung, MARA hendak beri habis.” Tuan Yang di-Pertua, ini yang berlaku pada masa itu.

Cadangan saya supaya diperbanyakkan bahan terbitan dan bacaan tentang peristiwa13 Mei ini. Kemudian selalu ulangkan di televisyen. Ketiga, kempen kesedaran di sekolah-sekolah berkenaan sejarah khususnya peristiwa 13 Mei ini. Adakan video klip, gambar-gambar yang disimpan di dalam Arkib Negara semua itu bawa keluar bagi orang tengok.

Kemudian saya cadangkan supaya ditubuhkan satu suruhanjaya siasat dalang-dalang 13 Mei ini. Buat satu kertas putih siasat kepimpinan DAP pada masa itu yang masih ada lagi pada hari ini. Ini kerana mereka ini orang kata parti chauvinist infested party. Dia tidak boleh sudah, orang lain semua berubah, dia sahaja tidak berubah.

Saya paling takut Tuan Yang di-Pertua yang saya hendak dedahkan pada hari ini sebenarnya Tuan Yang di-Pertua kalau Tuan Yang di-Pertua tengok rapatnya kepimpinan DAP dengan kepimpinan PKR ini...sebenarnya yang buat mereka rapat saya rasa kawan-kawan saya di PAS pun tidak tahu ada perjanjian sulit di antara mereka sekiranya Pakatan Rakyat menang Kerajaan Persekutuan kuasa autonomi akan diberi kepada Pulau Pinang. Calon-calon Melayu akan diletakkan di Perak dan di Negeri Sembilan, kalau mereka menang Menteri Besarnya daripada DAP.



Mayat Cina di Arak



Mayat Tanpa Kepala